October 20, 2017

Melalui Oke Oce, Sandi Inveksi Pelajar Dengan Virus Enterprenuer

Sandiaga Uno (sumber foto: detak.co)
Gema Indonesia - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meyakini dengan melahirkan wirausaha-wirausaha muda maka angka pengangguran di Ibukota bisa dikurangi. 

Menurutnya, jiwa dan semangat entrepreneurship harus mulai ditularkan sejak di bangku sekolah.

"Karena itu, saya ingin pastikan kepada kepala sekolah mulai dari SMP, SMA, dan SMK agar bisa menularkan entrepreneurship sedini mungkin," ucapnya dalam acara ”Perkumpulan Gerakan Oke Oce untuk Penanganan Anak Putus Sekolah” di Kantor Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/17).


Wakil Gubernur Jakarta itu menjelaskan, dalam program ini, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan berkolaborasi dengan gerakan Oke Oce. Dinas Pendidikan dalam hal ini akan menjadi leading sector untuk menjalankan program menciptakan lapangan usaha bagi generasi muda.

"Dengan pendidikan yang tuntas dan berkualitas, maka akan menghasilkan siswa yang tidak hanya siap bekerja, tetapi siap menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya. 

Dia juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menjadi fasilitator untuk menciptakan pusat wirausaha di setiap kecamatan.

Pusat wirausaha itu rencananya disiapkan untuk merangkul sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswa putus sekolah. 

"Dengan cara ini, anak-anak yang putus sekolah atau telah lulus bisa disandingkan dengan dunia usaha," pungkasnya.

Sumber: Indopos
Share:

Diselamatkan Warga Ketika Hanyut, Wanita Misterius Ini Malah Marah-Marah

Ilustrasi hanyut (sumber foto: merdeka.com)
Gema Indonesia - Warga berhasil menyelamatkan seorang wanita yang hanyut di pantai Karanggadung Petanahan, Kebumen, Jumat (20/10/17). Wanita tersebut terlihat terombang-ambing dihempas oleh ombak pantai. Warga yang awalnya diduga sudah tak bernyawa berhasil ditarik ke daratan oleh warga.

Beruntung ternyata denyut nadi wanita tersebut masih berdetak. Ia pun segera dibawa ke RS PKU Muhammadiyah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun anehnya, ketika sadar wanita tersebut malah marah-marah.



Dari hasil penulusuran informasi ke warga sekitar pantai Petahanan, wanita yang diketahui identitasnya itu berada di area pantai sejak pukul 06.00. Kesaksian warga, pagi itu dia diantar oleh becak.

"Sampai saat ini belum mau menyebutkan nama dan asal usulnya. Masih ditangani Inafis Polres Kebumen dan Polsek Petanahan," ujar AKP I Made Arjana, Kapolsek Petanahan Polres Kebumen, Jum'at (20/10/17).

"Kata warga yang sempat melihat di pantai, perempuan berusia 40-an itu sudah mengalami luka lebam di mata sebelah kiri saat baru datang di pantai. Belum ada yang tahu, kenapa dia tiba-tiba ditemukan terombang-ambing di pantai," ujar Arjana.

Dugaan awal dari kepolisian, kemungkinan korban mengalami depresi. Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus menelusuri identitas perempuan misterius tersebut.

Sumber: Merdeka
Share:

Rumah Menawan Ini Hanya Telan Biaya Rp 480 Ribuan dan Tahan 100 Tahun

Wikkelhouse (sumber foto: tribunnews.com)
Gema Indonesia - Memiliki rumah tentu menjadi idaman bagi setiap orang khususnya yang sudah berkeluarga. Namun biaya besar yang harus dikeluarkan terkadang mengubur keinginan kita untuk memiliki rumah.

Seorang desainer di Armsterdam berhasil mewujudkan impian banyak orang untuk memiliki rumah idaman namun dengan biaya yang sangat amat murah. Tidak tanggung-tanggung, rumah yang berhasil dibangunnya hanya menelan biaya sebesar 26.617 pounsterling atau sekitar Rp 480 ribuan.


Rumah ini dibangun dengan bahan dasar kardus. Meskipun beerbahan kardus namun rumah ini diklaim sangat kuat. Rumah yang diberi nama Wikkelhouse ini bisa bertahan hingga 100 tahun mendatang.

Rumah unik ini dibangun dengan lapisan kardus sebanyak 24 lapis yang terkait satu sama lain. Kardus tersebut dieratkan dengan superglue yang ramah lingkungan. Setelah ditemperkan, kardus tersebut kemudian dibentuk rumah seperti keinginan pembangun.


sumber foto: tribunnews.com

Strip tebal karton atasnya dilapisi kayu yang tahan air untuk menambah kekuatannya. Lebih irit lagi, rumah unik ini tidak perlu landasan beton.


sumber foto: tribunnews.com

Rumah ini juga seperti rumah pada umumnya dimana  terdapat kamar mandi dan dapur. Sayangnya. saat ini rumah kardus unik ini hanya tersedia di bagian-bagian tertentu di Eropa. Hanya 20 tempat saat ini yang tengah diproduksi dengan kualitas yang tinggi.


sumber foto: tribunnews.com

Perusahaan sejauh ini telah mengikuti struktur instalasi yang baik dalam lingkungan pedesaan dan perkotaan, termasuk menampilkan satu sebagai ruang kelas di Universitas Amsterdam dan sebagai hub kreatif di Hoxton, London.

Sumber: Tribunnews
Share:

October 19, 2017

Bikin Malu, Belasan Oknum Polisi Keroyok Seorang Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Ilustrasi Pengeroyokan (sumber foto: tribunnews.com)
Gema Indonesia - Cinta segi tiga berujung pada penganiayaan. Hal ini dialami oleh seorang pelajar SMK di kota Serang. Parahnya penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda Banten. Korban menuturkan pemicu penganiayaan lantaran asmara segi tiga antara dirinya dan salah seorang pelaku yang diketahui sebagai anggota Polda Banten. Pelaku diketahui juga menyukai wanita pujaan korban.

"Iya ngakunya ke saya tugas di Polda Banten," ucap AS usai menjalani visum didampingi sang Ayah di RS dr Drajat Prawiranegara, Jumat (19/10/17).

Keduanya kemudian bertemu di depan sekolah AS di SMK 1 PGR Kota Serang. Cekcok diantara merekapun tak terhindarkan.

"Dia ngejar-ngejar cewek saya. Saya memang ngomong kasar ke dia. Mungkin karena dia polisi dan sudah dewasa, tidak terima omongan saya," ujar korban.


Rupanya pelaku tak hanya sendiri menemui korban, ada sekira 12 orang rekannya membantu Pelaku. Korban mengaku diseret untuk dimasukkan ke dalam mobil. Namun ia berontak. Salah satu pelaku kemudian berusaha memborgol korban.

"Saya berusaha supaya enggak masuk mobil. Saya jatuh langsung diinjak-injak. Hampir semua teman-temannya baik yang seragam mau pun yang pakaian biasa memukul saya," ujar korban.

Untungya ada Satpam sekolah yang kemudian melerai penganiayaan. 

"Ada guru-guru juga yang melihat," tuturnya.

Orangtua korban tidak terima atas apa yang menimpa anaknya. Rencananya mereka akan akan melaporkan kasusnya ke Polda Banten. Sebelum melaporkan, korban melakukan visum di RS dr Drajat Prawiranegara. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya, termasuk luka lebam di wajah.

Sumber: Okezone
Share:

Ahmad Dhani Menilai Polemik 'Pribumi' Sebagai Reaksi Kejang-kejang

Ahmad Dhani (sumber foto: kompas.com)
Gema Indonesia - Polemik kata 'pribumi' yang diucapkan oleh Gubernur Jakarta terpilih Anies baswedan juga mendapat tanggapan dari musisi ternama Ahmad Dhani. Menurut Dhani kata 'pribumi' yang diucapkan oleh Anies Baswedan tidak salah sebab kata 'pribumi' memang terdapat di dalam kamus.

"Kalau saya ditanya apa pribumi itu ada, saya jawab ada. Liat aja kamus Bahasa Indonesia, cari kata pribumi, ada. Kalau di kamus nggak ada, ya nggak ada," ucap Dhani, Rabu (18/10/17).


Dhani menilai munculnya polemik dari kata 'pribumi' sebab ada pihak yang merasa kejang-kejang atas kemenangan Anies-Sandi.

"Apalagi yang aktif di grup WhatsApp politik ya. Wah, kelihatan sekali mereka itu kejang-kejang, kelojotan. Bahasanya seperti itu," ujar Dhani.

Dhani menilai apa yang disampaikan Anies mengenai kata 'pribumi' merupakan isu yang seksi.

"Menurut saya, mengangkat isu pribumi itu seksi, untuk bang Anies sebagai politisi yang diperhitungkan di 2019," ujarnya.

Sumber: Kompas

Share:

Kesal Ditilang Polisi, Pegawai Dinas PU ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

sumber foto: sunlive.co.nz
Gema Indonesia - Sudah satu minggu air tidak mengalir di kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Bukan hanya perumahan masyarakat, namun asrama polisi yang ada di daerah situ pun ikut menderita akibat tidak mengalirnya air.

Usut punya usut, ternyata seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum kota Sukadana membuat ulah dengan sengaja mematikan aliran air di kota tersebut. 

Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan, menyatakan mendapat laporan dari masyarakat, bahwa air sudah tidak mengalir selama seminggu.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung mengecek ke lapangan guna mencari sebab. Pada saat kami menuju lokasi sumber air, kami menangkap basah oknum masyarakat yang sedang mematikan aliran air," kata Galih.



Kemudian pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polres Kayong Utara untuk melakukan pengusutan lebih lanjut. Oknum masyarakat yang ternyata juga merupakan Pegawai Kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum tersebut dipanggil untuk dimintai keterangannya.

"Akhirnya oknum tersebut dimintai keterangannya oleh pihak Polres Kayong Utara. Dari hasil pemeriksaan awal dirinya mengakui memang sengaja melakukan hal tersebut, karena kesal kendaraan bermotor roda duanya ditilang polisi," ungkap Galih.

Akibat ulahnya, Asrama Kepolisian tidak mengalir air, termasuk rumah Dinas Kapolres Kayong Utara.

"Jadi oknum ini kesal, karena motornya kena tilang polisi. Akhirnya dia matikan air yang mengalir ke asrama polisi, juga rumah Dinas Polres," ujar Galih.

Sumber: Kompas

Share:

October 18, 2017

Ribuan Kader Ketawain Prabowo Gara-gara Pakai Nokia

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (sumber foto: kompas.com)
Gema Indonesia - Seluruh pengurus partai dari tingkat ranting sampai DPP berkumpul di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (18/10). Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto membanggakan kader-kader muda Gerindra.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perjuangan kalian semua di daerah, ranting, anak cabang, PAC, DPC, DPD," ujar Prabowo.

Di hadapan 10 ribu kader, Prabowo mengingatkan bahwa kita semua harus berani mengkoreksi diri sendiri.

"Bangsa kita, rakyat kita, biasanya condong untuk menjadi jago di kandang sendiri, seperti katak dalam tempurung. Merasa besar padahal tidak besar, merasa hebat, padahal tidak hebat, kita harus koreksi diri kita sendiri," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan agar kita mau saling mengoreksi dan memperbaiki.

"Kita tidak boleh segan menggunakan kesempatan untuk saling koreksi saling memperbaiki. Kalau koreksi tidak berarti membenci, tapi sifat bangsa kita, kita sering suka mengejek, kadang ada anak muda mungkin salah langkah, jangan diketawain," tutur Prabowo.

Dia menceritakan banyak anak-anak muda yang dikader oleh Gerindra. Harus ditatar di Hambalang, agar tak mudah menyerah dan mampu berjuang.

"Biar tidur di tenda, masih bagus ada tenda, yang angkatan pertama dulu di kandang kambing," ujarnya.



Prabowo pun menjelaskan alasannya mengumpulkan seluruh pengurus Gerindra di Sentul. Ia ingin mengucapkan terima kasih secara langsung. Dia tak mau hanya sekadar mengucapkan lewat pesan singkat SMS atau Whatsapp saja.

"Saya kumpulkan kalian di sini sebetulnya untuk ucapkan terima kasih dan hormat kepada kalian. 

"Kalian hanya sekadar dikirim apa itu, WA. Itu generasi kalian itu, WA. Dulu saya hanya pakai Nokia," ujar Prabowo. Para hadirinpun sontak tertawa mendengar ucapan Prabowo.

Tidak mau kalah, Prabowo pun nyeletuk dengan nada bercanda.

"Kurang ajar ya kalian ya, ditertawakan karena pakai Nokia. Tapi sekarang sudah pakai iPhone. Jangan lo kira gue enggak bisa punya iPhone," ujar Prabowo disambut kembali tawa ribuan kader Gerindra.


Sumber: Merdeka
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support