November 2, 2017

Unik, Wanita Ini Hamil Saat Hamil

foto: pinterest.com
Gema Indonesia - Seorang wanita asal California hamil lagi saat dia sedang hamil, dalam kasus yang sangat langka yang mengakibatkan dia mengandung "si kembar" dengan dua orang tua yang berbeda.

Wanita berusia 31 tahun, Jessica Allen, setuju untuk menjadi pengganti kehamilan bagi pasangan Cina yang dia temui melalui agen surrogacy di California selatan. Pada bulan April 2016, para dokter menggunakan fertilisasi in vitro untuk menghasilkan embrio bagi pasangan Cina itu, dan menanamkan embrio itu ke dalam rahim Allen.


Allen pun hamil dengan bayi pasangan lainnya, tapi pada usia enam minggu kehamilan, dia diberi tahu bahwa dia mengandung bayi kembar. Allen "sangat terkejut", dia percaya bahwa embrio pasangan Cina itu terbagi dua, membuat bayi yang dikandungnya menjadi kembar identik, katanya.

Sebulan setelah dia melahirkan kedua bayi tersebut, dia mengetahui bahwa "si kembar" tidak identik. Mereka tampak berbeda, dan tes DNA mengkonfirmasi bahwa satu bayi adalah anak biologis Allen dan bayi lainnya adalah anak pasangan Cina.

"Ternyata, dalam insiden medis yang sangat jarang disebut superfetasi, kami hamil secara alami setelah prosedur IVF,” ujar Allen.

Superfetasi berarti bahwa seorang wanita hamil saat dia hamil. "Ini sangat jarang, kurang dari selusin kasus superfetasi telah dilaporkan dalam literatur medis," kata Dr. Saima Aftab, direktur medis dari Pusat Perawatan Janin di Rumah Sakit Anak Nicklaus.

Biasanya, ketika seorang wanita hamil, beberapa proses biologis terjadi yang mencegahnya hamil untuk kedua kalinya selama kehamilan. "Tubuh wanita melepaskan hormon yang menghentikan ovulasi (pelepasan telur dari ovarium); sebuah "sumbat lendir" berkembang di serviks, yang mencegah sperma berjalan ke rahim; dan lapisan rahim berubah, sehingga menyulitkan embrio lain untuk ditanamkan," ujar Aftab.

Tapi dengan superfetasi, membuat seorang wanita terus berovulasi setelah dia hamil, dan ovariumnya melepaskan sel telur lain yang kemudian dibuahi, menghasilkan kehamilan kedua. "Penting untuk dicatat bahwa, dengan superfetasi, kedua janin memiliki usia gestasi yang berbeda, biasanya beberapa minggu," kata Aftab. Ini berbeda dengan kembar fraternal (kembar non-identik), di mana dua telur dibuahi pada saat bersamaan, dan janin memiliki usia gestasi yang sama.

Aftab mengatakan bahwa kemungkinan superfetasi lebih sering terjadi daripada yang dilaporkan; kondisinya mungkin tidak terdeteksi karena kedua janin begitu dekat usianya sehingga mereka dianggap kembar. "Hanya ketika dokter dapat mendeteksi perbedaan yang jelas dalam janin matang, atau ketika, seperti dalam kasus Allen, bayi memiliki orangtua yang berbeda (atau ayah yang berbeda), kasus ini lebih mudah dideteksi," tutur Aftab.


Allen mengatakan bahwa dia "terpana" saat mengetahui salah satu bayi itu miliknya. "Saya membawa anak saya sendiri, saya tidak tahu dia milik saya," ujar Allen.

Allen mengungkapkan bahwa dia mengalami pertarungan hukum yang rumit untuk mendapatkan hak asuh anaknya, yang secara hukum bukan anaknya saat dia lahir. Pada bulan Februari, Allen dan suaminya, Wardell Jasper, mendapat hak asuh anak mereka, yang mereka beri nama Maleakhi.

"Karena superfetasi sangat jarang, sulit untuk mengetahui apakah prosedur IVF, atau surrogacy, dapat mempengaruhi kemungkinan kondisi tersebut," ujar Aftab. Tapi ini bisa menjadi pertanyaan untuk penelitian selanjutnya.

Aftab mengingatkan agar kasus ini harus menjadi perhatian di antara organisasi dokter dan surrogacy. Dalam kasus surrogacy di masa depan di mana hamil kembar terjadi secara tidak terduga, "Akan menjadi kepentingan semua pihak untuk menyingkirkan superfetasi sesegera mungkin," ujarnya.

Sumber: Tempo
Share:

Perawatan Khusus, Rahasia Daging Sapi Seharga Rp 47 Juta Sepotong

Alexandre Polmard menghasilkan daging sapi termahal (foto: kompas.com)
Gema Indonesia - Alexandre Polmard, pemilik peternakan sapi di kota kecil saint mihiel, Lorraine, Prancis telah lama menghasilkan salah satu daging terbaik di dunia. Sepotong daging sapi yang berasal dari peternakannya bahkan dibanderol dengan harga 3000 euro atau sekitar Rp 47 juta. 

Polmard pun membeberkan bahwa perlakuan khusus yang diberikannya kepada sapi menjadi kunci penting dalam menghasilkan daging sapi yang berkualitas. 

''Sapi-sapi itu ada di ruang terbuka, baik itu padang rumput, hutan, dan kebun. Selain itu, ada pula tempat berteduh buat para sapi, baik saat hujan atau pun salju,'' ujar Polmard.


Tidak hanya itu, Polmard bahkan mengajak sapi-sapinya mengobrol. Hal ini dia lakukan agar sapinya tidak merasa stres. Menurutnya mengajak sapi berbicara dapat membuat mereka (sapi -red) merasa nyaman. Jika sapi merasa stres, maka hal itu akan berpengaruh daging. Dagingnya menjadi penuh lemak dan kehilangan keempukan dan rasanya. 

''Setiap rasa cinta dan kasih saya, yang kami berikan kepada semua sapi-sapi tersebut, akan terasa hingga ke atas piring saat Anda merasakan dagingnya. Mereka benar-benar unik,'' ujarrnya.

Bahkan daging sapi yang sudah dipotong juga tidak luput dari perawatan khusus. Polmard dan keluarga mengembangkan metode perawatan daging yang mereka sebut "hibernation". Dalam metode ini, daging sapi yang masih utuh dimasukan ke dalam ruangan dengan kipas yang terus berputar dengan kecepatan 120 kilometer per jam, dengan suhu ruangan mencapai -43 derajat celcius. Dengan metode ini, kata Polmard, daging dapat bertahan lebih lama dan tidak kehilangan kualitasnya.

Dalam satu pekan, peternakan Polmard hanya memotong empat sapi, dan hanya menjual daging sapi yang berumur 28 dan 56 hari. 

Sumber: Republika
Share:

November 1, 2017

Awas Razia, Polisi Gelar Operasi Zebra Selama 2 Pekan

Razia (foto: tribunnews.com)
Gema Indonesia - Mulai tanggal 1 November hingga 14 November 2017 Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia akan menggelar Operasi Zebra. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun ini diharapkan bisa menekan pelanggaran lalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan.



"Operasi Zebra dari tahun ke tahun kami laksanakan. Saya harapkan semua mampu membuat getaran dan pengaruh harus ada, harus mampu menekan angka kecelakaan," ujar  Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa di kantor Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/11/17).

Selain itu Polri Irjen Royke Lumowa meminta jajarannya menindak tegas masyarakat yang melanggar.

Royke juga menegaskan kepada seluruh petugas agar tidak melakukan hal-hal yang menodai nama baik dari Korps Bhayangkara, salah satunya adalah 'main mata' dengan pengendara atau menerima uang sogokan.

"Operasi Zebra operasi lalu lintas yang disegani masyarakat, sampai saat ini disegani. Jangan nodai itu laksanakan secara murni. Sehingga dapat berdaya guna sesuai dengan tujuannya," ujarnya.

Operasi Zebra kali ini bertajuk, Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas, Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan.

Sumber: Liputan6
Share:

Gerak Cepat, Sandi Mulai Koordinasi Tampung Karyawan Alexis

hotel alexis (foto: imcnews.id)
Gema Indonesia - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, hari ini mulai berkoordinasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi karyawan Alexis Group yang dirumahkan. Rencananya, sebagian staf akan disalurkan ke hotel-hotel syariah yang kini sedang berkembang di Jakarta.


"Seandainya begitu kami dapat daftar nama dari staf hotel alexis grup yang harus dilatih, Masyarakat Ekonomi Syariah sudah bersedia. Pemprov nanti jadi pendamping untuk konsultasi dan advokasi," ujar Sandi di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/11/17).

Dinas ketenagakerjaan (disnaker) DKI Jakarta kini sedang mendata nama-nama karyawan Alexis Group, terutama yang ber-KTP DKI. Sebagian juga akan disalurkan ke hotel-hotel konvensional. Sandi juga mendorong hotel-hotel lain yang memiliki model bisnis seperti Alexis untuk berinisiatif mendukung pariwisata halal, atau bahkan bergabung.

"Ini jadi ikon di seluruh wilayah Asia, di lndonesia juga tumbuh. Kalau misal bisa bagus jadi class poin yah," tutur mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan pagi ini di gedung balai kota, MES memberikan masukan mengenai wisata halal dan menggagas beberapa kegiatan. Bersama gerakan OK OCE, MES ingin mendorong hotel-hotel yang saat ini beroperasi secara konvensional untuk beralih ke model bisnis syariah.

Menurut Sandi, bisnis hotel syariah kini sedang merebak di Bangkok, Thailand dan Tokyo, Jepang. Ia ingin memastikan Jakarta tidak ketinggalan.

Sumber: Republika
Share:

Ternyata Ini Fungsi Lubang Pada Biskuit


Biskuit (foto: galena.co.id)
Gema Indonesia - Ketika menikmati biskuit, tentu anda melihat biskuit selalu mempunya lubang-lubang kecil di atasnya. Namun, pernahkah anda berfikir sebenarnya untuk apa lubang-lubang tersebut dibuat. Apakah ada manfaatnya atau hanya sebagai hiasan saja.



Dilansir dari laman viva.co.id (31/10.17), Mark Greenwell, Manager pabrik United Biscuit di Carlisle, Amerika Serikat menjelaskan bahwa lubang di biskuit memiliki fungsi sebagai saluran udara dan memperkuat struktur biskuit.

Ketika membuat biskuit, suhu panas membutuhkan jalan keluar dari setiap lapisan biskuit. Lubang tersebut salah satunya. Jika lubang ini tidak ada, maka lapisan biskuit renyah yang berada di antara krim akan menjadi retak, hancur atau bahkan lembek.

"Jika tidak ada lubang, suhu panas menumpuk di dalam biskuit. Biskuit tersebut akan hancur dan kualitasnya tak bagus," ucap Greenwell dalam sebuah acara televisi Inggris.

Suhu tersebut perlu disalurkan dengan baik untuk mendapatkan tekstur yang bagus dan merata. Namun, untuk biskuit chocco chip atau kacang, memang sengaja tidak dilubangi untuk memberikan tekstur retak. 

Sumber: Viva
Share:

Pajak Alexis 30 Miliar, Anies: "Kami Ingin Uang Halal"

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (foto: suara.com)
Gema Indonesia - Pasca tidak diperpanjangnya izin usaha hotel alexis, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mempersoalkan besarnya pemasukan pajak daerah yang hilang. Anies hanya ingin pendapatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berasal dari sumber-sumber yang halal.




"Kami ingin uang halal. Kami ingin dari kerja halal. Enggak berkah kalau masalah-masalah seperti ini," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/10/17) malam.

Bagi Anies menegakkan prinsip-prinsip aturan yang tertuang dalam perda lebih utama daripada pendapatan yang justru bersumber dari sesuatu yang melanggar perda itu sendiri

"Bagi daerah seperti Jakarta, pemasukan dari sana enggak ada artinya dibandingkan dengan tegaknya prinsip-prinsip aturan yang kita miliki, yaitu perda, dan perdanya ada, kami tidak mau meninggalkan itu," ujarnya.

Anies menyadari sepenuhnya bahwa sebagai gubernur dia harus mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan padanya di hadapan masyarakat, undang-undang, dan ALLAH SWT.

Diketahui bahwa hotel alexis selama ini membayar pajak sebesar Rp 30 miliar per tahun.

Sumber: Kompas

Share:

October 31, 2017

200 Ribu Muslim Athena Belum Memiliki Masjid

foto: thedailyjournalist.com
Gema Indonesia - 200 ribu Muslim di Athena, Yunani, hingga kini masih belum memiliki Masjid sebagai tempat Ibadah mereka. Sebenarnya izin pembangunan Masjid sempat diberikan Pemerintah Yunani pada 2000 setelah lobi panjang selama beberapa dekade. Masjid ini rencananya didanai Arab Saudi. 



Namun, hingga kini konstruksi Masjid yang akan dibangun di pinggiran Peania itu belum dimulai akibat pengaruh dari gereja ortodoks yunani. Mereka tidak siap menerima Masjid di tengah negara kristen ortodoks.

Selain itu penolakan juga datang dari wali kota dan penduduk setempat. Mereka mengklaim, Masjid akan menjadi salah satu bangunan yang pertama kali terlihat dari bandara, sehingga merusak citra dan karakter Yunani sebagai mayoritas ortodoks. Mereka juga mengklaim, Muslim keberatan dengan lokasi yang jauh. Sekitar satu jam dari pusat Kota Athena untuk shalat Dzuhur atau Jumat.

Muslim Athena juga kesulitan terhadap area pemakaman. Satu-satunya pemakaman Muslim terletak di Thrace Barat. Tapi, beberapa Muslim mengaku keberatan dengan kebijakan ini. Khususnya, mereka yang tidak memiliki cukup uang untuk melakukan perjalan ke Thrace atau negara lain untuk melakukan pemakaman.

Sumber: Republika
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support