July 8, 2018

Jakarta Terpilih Sebagai Kota Paling Dicintai Warganya Mengalahkan 21 Negara

Tugu Pancoran - foto: tempo.co
GIOnews - Alhamdulillah, dari 50 kota 21 negara, Jakarta berhasil terpilih sebagai Kota Paling Dicintai Warganya. Sebagai Gubernur terpilih dengan kemenangan suara mutlak sebenarnya tidaklah mengherankan jika Jakarta memperoleh predikat ini. Dah hal ini juga semakin menegaskan kalau Anies Baswedan semakin diterima di hati masyarakat Jakarta.

Informasi mengenai terpilihnya Jakarta ini ditulis oleh Anies Baswedan di lama twitternya @aniesbaswedan

Alhamdulillah, @dkijakarta mengungguli 50 kota lain dari 21 negara dan terpilih sebagai Kota Paling Dicintai Warganya dalam kampanye #WeLoveCities 2018 yg diselenggarakan oleh @wwf.

Pemprov DKI Jakarta akan menerima penghargaannya di acara Global Climate Action Summit di San Francisco, Amerika Serikat, 12-14 September 2018.

Sekali lagi, selamat untuk semua warga Jakarta dan terima kasih atas dukungannya dalam ajang #WeLoveCities 2018. Tunjukkan terus dukungan teman-teman untuk perubahan Jakarta ke arah yang lebih baik.

www.welovecities.org
#WeLoveJakarta," tulis Anies.

Sumber: tribunnews.com
Share:

July 5, 2018

Menelaah Pernyataan TGB, Benarkah Mendukung Jokowi? Jangan Salah Paham...

Tuan Guru Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) - foto: viva.co.id
GIOnews - Panasnya kontestasi politik tahun 2019 nanti sudah sangat terasa bahkan pada saat ini. Hal ini terlihat dari masing2 calon pendukung capres yang memuji jagoannya dan tak jarang mengejek dan membully pendukung dari calon lawan, meskipun pendaftaran capres sendiri masih belum dibuka. 

Sangat memprihatinkan kebiasaan membully ini sudah masuk tahap kronis dimana membully terjadi secara latah atau layaknya seperti sebuah gerakan refleks. Tidak peduli siapa orangnya asal ada perkataan yang terasa tidak cocok maka langsung dibully meskipun belum tentu paham apa yang dimaksud sebenarnya.

Agaknya hal tersebut yang saat ini dialami oleh Tuan Guru Zainul Majdi atau TGB. Akibat pernyataannya yang sebenarnya tidak ada menyebut mendukung Jokowi, namun para pendukung barisan oposisi sepertinya kurang sabar dan menganggap TGB telah berpindah haluan.

Padahal sebagai orang beriman tentunya kita memahami kalau setiap perkataan yang keluar dari seorang ahli ilmu sarat akan makna. Sebelum kita terjerembab pada kesalahpahaman yang semakin dalam, ada baiknya jika kita baca analisa singkat tentang pernyataan TGB.


Berikut pernyataan TGB yang banyak disalahpahami

"Suatu transformasi enggak cukup hanya lima tahun, ketika periodisasi maksimal 10 tahun. Saya rasa sangat fair kita beri kesempatan Beliau untuk kembali melanjutkan".

Sekarang mari coba kita analisa. 

Sebelumnya pahami dulu kalau seorang ahli Ilmu sekelas TGB ketika membicarakan orang lain tidak mungkin membicarakan keburukannya, sudah jelas Beliau hanya akan membicarakan kebaikan2 orang tersebut. Jikapun harus mengkrikit, maka Beliau akan mengkritiknya dengan sangat halus yang bahkan akan terlihat seperti memuji.

Pertama : "Suatu transformasi enggak cukup hanya lima tahun, ketika periodisasi maksimal 10 tahun". 

Analisa: Memang kalau kita lihat kenyataannya saat 5 tahun ga cukup untuk memajukan Indonesia, tapi jangankan 5 tahun, mau 10 tahun, 15 tahun atau bahkan 20 tahun juga tetap ga akan cukup. Makanya pilihlah pemimpin yang lebih cerdas yang insya ALLAH 5 tahun aja cukup untuk memajukan Indonesia.

Kedua : "Saya rasa sangat fair kita beri kesempatan Beliau untuk kembali melanjutkan".

Analisa: Inikan cuma sekedar masalah fair2an aja. Yang memang fair kalau Presiden sekarang diberi kesempatan untuk mencalonkan lagi, kan periodisasinya sampai 10 tahun. Tapi ya kita harus ngerti sendiri untuk ga memilihnya lagi.

Jadi sekali lagi jangan sampai terprovokasi terhadap hal yang belum jelas. Mari berbaik sangka, dan tunggu sampai ada pernyataan sikap yang jelas.

Penulis: Imam Asyhari
Share:

July 4, 2018

Freeport Kembali Mendapata Perpanjangan Kontrak

Pertambangan Freeport - foto: tribunnews.com
GIOnews - PT Freeport Indonesia kembali memperoleh perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Perpanjangan kontrak ini diberikan sebab proses negosiasi terkait divestasi belum selesai. Demikian Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono menjelaskan.


Keputusan perpanjangan IUPK ini didasari atas Keputusan Menteri Nomer 1872 Tahun 2018. Merupakan perubahan keempat dari Keputusan Menteri Nomor 413 Tahun 2017. Perpanjangan kontrak sampai 31 Juli mendatang ini harapannya sejalan dengan rencana selesainya negosiasi divestasi yang juga ditargetkan pada akhir Juli kelak.

"Target negosiasi selesai pada akhir Juli. Jadi, pertimbangannya perpanjangan IUPK ini juga berdasarkan target negosiasi," ungkap Gatot.

Sumber : republika.co.id

Share:

July 3, 2018

Daftar Sementara Korban Meninggal dan Selamat KM Lestari Maju

KM Lestari Maju Tenggelam (foto: kumparan.com)
GIOnews - Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini korban kapal penyeberangan feri KM Lestari Maju yang meninggal dunia mencapai 29 jiwa.

"Korban meninggal dunia 29 orang penumpang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sementara korban selamat 69 orang penumpang yaitu 34 orang diantaranya mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara korban yang masih dicari 41 orang penumpang.

"Karena sesuai manifes terdapat 139 orang penumpang dan 48 kendaraan," ujarnya.

Dilansir dari Republika.co.id (04/07/19), berikut daftar nama korban meninggal:

1.  Lk. Hari Laksono, alamat Jl. Jeruk (ASDP Pamatata)
2.  Lk. Drs. Rurung, umur 51 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (suami)
3.  Pr. Hj. Marlia, umur 44 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (istri)
4.  Pr. Hj. Amawati, umur 43 tahun, alamat Desa Laiyolo Kec. Bontosikuyu.
5.  Pr. Sitti Saerah, umur 58 tahun, alamat Desa Onto Kec. Bontomatene.
6.  Lk. H. Abd. Rasyid, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
7.  Pr. Rini Nurianti, umur 29, alamat Bonea Kec. Benteng Kep. Selayar.
8.  Lk. Abizar, umur 2 tahun, alamat Bonea (anak Rini Nurianti)
9.  Pr. Rosmiati, umur 40 tahun, alamat Jl. Manga Benteng
10.  Lk. Demma Ganrang, umur 45 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
11.  Lk. Andi Le’leng, umur 47 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
12.  Lk. Syamsuddin, umur 50 tahun, alamat Jl. Pierre Tendean Benteng
13.  Lk. Hensi, umur 64 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu (suami)
14.  Pr. Ati Mala, umur 58 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
15.  Pr. Denniamang, umur 74 tahun, alamat Lambongan Kec. Bontomatene
16.  Pr. Marwani, umur 46 tahun, alamat Sappang Herlang Singa
17.  Pr. Hj. Salmiah, umur 55 tahun, alamat Kab. Sinjai.
18.  Lk. A. Abd. Rasyid, umur 42 umur, alamat Jl. Pahlawan benteng selayar (asal banyorang KEC. Tompo bulu Kab. bantaeng)
19.  Pr. Suryana, umur 55 tahun, alamat Bonehalang Kec. Benteng.
20.  Lk. Dempa, umur 50 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
21.  Pr. Nurlia, umur 64 tahun, alamat Batangmata sapo Kec. Bontomatene
22.  Pr. Andi Junaeda, umur 70 tahun, alamat Bone
23.  Pr. Norma, umur 50 tahun, alamat Benteng Somba Opu.
24.  Pr. Ningsih, umur, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong)
25. Lk. Haidir, umur 2 tahun, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong) (anak dari Pr. Ningsih)
26. Pr. Kartini, umur 60 tahun, alamat cinimabela desa parak Kec. Bontomanai selayar
27. Pr. Siti baedah, umur 55 tahun, alamat desa baraklambongan Kec. Bonto matene selayar
28. Lk. Jumbrah, alamat 50 tahun, pekerjaan barugayya Kec. Bontomanai selayar
29. Mayat perempuan usia 50-60 tahun tanpa identitas.

Daftar Korban selamat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit KH. Hayyung :
1.  Lk. Edi S, umur 36 tahun, alamat Makassar.
2.  Lk. Dg. Pabeta, umur 55 tahun, alamat Gusung Kec. Bontoharu Kep. Selayar
3.  Lk. Ardianto Setiawan, umur 23 tahun Jl. AP. Pertarani Benteng Selayar
4.  Lk. Moh. Kholik Maulana, umur 19 tahun, alamat Jember
5.  Lk. Andi Ahmad, umur 44 tahun, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
6.  Pr. dr. Misna, umur 41 tahun, alamat Jl. Ahmad Yani Benteng
7.  Lk. Ilham, umur 36 tahun, alamat Makassar
8.  Lk. Nurdiansyah, umur 36 tahun, alamat Jl. Siswomiharjo Benteng
9.  Pr. Rahmatia, umur 35 tahun, alamat Padang Oge Kec. Bontoharu
10.  Lk. Muh. Ansar, umur 18 tahun, alamat Jl. S. Parman Benteng
11.  Lk. Agus Salim, umuar 56 tahun, alamat Jl. S. Parman Benteng
12.  Pr. Baho Intang, alamat Tajuiya Kec. Bontomatene
13.  Lk. Muh. Takdir, umur 40 tahun, alamat Dusun Boneapara
14.  Pr. Patta Intang, alamat Tajuiya Bontomatene
15.  Pr. Rani Fitriani, umur 8 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu
16.  Pr. Fitriani, umur 32 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu
17.  Lk. Muh. Rusli, umur 35 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu.
18.  Pr. Hj. Saripati, umur 65 tahun, alamat Jl. Hamang DM Benteng
19.  Lk. Abdul Haris, umur 37 tahun, alamat Sungguminasa Gowa
20.  Pr. Nur Inayah Haris, umur 8 tahun, alamat Sungguminasa Gowa.
21.  Pr. Sitti Hadija, umur 33 tahun, alamat Teko Kec. Bontomanai
22.  Lk. Demma Lili, umur 43 tahun, alamatTeko Kec. Bontomanai
23.  Pr. Jumriati, umur 48 tahun, alamat Takalar.
24.  Lk. Muhammading, umur 60 tahun, alamat Tile-tile Kec. Bontosikuyu
25.  Pr. Minara, umur 44 tahun, alamat Balang Butung Kec. Buki.
26.  Pr. Jumniati, umur 28 tahun, alamat Jl. Aroeppala Benteng
27.  Lk. Mardianto, umur 35 tahun, alamat Jl. Massa Benteng
28.  Pr. Beti Manokallo, umur 35 tahun, alamat Jl. Massae Benteng
29.  Pr. Hj. Sitti Rahma, umur 50 tahun, alamat BTN Rensi Bontoharu
30. Pr. Ramlah, umur 31 tahun, alamat Jl. Yos Sudarso benteng selayar
31. Lk. Mursalim ST, umur 46 tahun, alamat Jl. Sultan Hasanuddin Makassar
32. Pr. Darmawati, umur 30 tahun, alamat Jl. Veteran Benteng selayar
33. Lk. Sabir, umur 41 tahun, alamat Kab. Gowa
34. Lk. Juliadi, umur 30 tahun, alamat Kab. Takalar.

Pencarian masih dilakukan, sayangnya tidak semua penumpang memperoleh jaket pelampung.  

"Kendala evakuasi cuaca hujan, angin kencang, gelombang tinggi, kemarin kapal besar tidak dapat mendekat ke KMP Lestari Maju," ujarnya.

Sumber: republika.co.id
Share:

June 3, 2018

Koalisi Keumatan Usulan Habib Rizieq Dinilai Baik Untuk Kemaslahatan Bangsa

koalisi keumatan ilustrasi - foto: republika.co.id
GIOnline - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai koalisi keumatan yang diinisasi oleh Habib Rizieq Shihab diperlukan untuk kemaslahatan bangsa.

"Usulan Habib Rizieq itu memang bagus, supaya bangsa negara bisa utuh, bisa menegakkan NKRI, bangun ekonomi, demokrasi, budaya dan lainnya. Umat harus bersatu, dengan demikian negara akan solid dan maju. Umat bersatu, insya Allah bangsa maju," ujarnya, Ahad (04/06/18).



Sebelumnya pada Rapat Koordinasi Nasional Persaudaraan Alumnni (PA) 212 yang digelar di Cibubur, Habib Rizieq selaku pembina PA 212 mendorong terealisasinya koalisi keumatan antara Gerindra, PAN, PKS dan PBB menjelang Piplres 2019.

Dengan begitu persatuan umat Islam yang sudah terbangun melalui semangat aksi damai 212 tetap terjaga dengan baik. 

“Sehingga, berdampak pada kemenangan di Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019," ujar Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif.

Sumber: republika.co.id

Share:

May 31, 2018

Mulai 9 Juni, Turis Indonesia Dilarang Masuk israel. Bagaimana Dengan Masjid al-Aqsa?

Masjid al-Aqsa - foto: batamnews.co.id
GIOnline - Mulai 09 Juni 2018 pemerintah israel melarang turis dari Indonesia untuk masuk ke kawasan israel. Hal ini dilakukan sebagai bentuk balasan setelah sebelumnya Indonesia melarang turis israel masuk ke Indonesia.

"israel berupaya untuk mengubah kebijakan Indonesia, tapi langkah yang kami lakukan sepertinya gagal, hal itu mendorong kami melakukan tindakan balasan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri israel Emmanuel Nahshon.


Pemerintah israel masih membolehkan turis Indonesia masuk ke israel hingga tanggal 9 Juni. Namun, setelah tanggal 9 Juni, turis Indonesia yang ingin masuk secara individu maupun kelompok tidak akan bisa masuk ke kawasan tersebut.

Hingga saat ini Indonesia dan israel memang tidak memiliki hubungan diplomatik. Namun, untuk urusan wisata khususnya wisata religi di israel, turis Indonesia memiliki visa khusus. Selama ini umat Islam Indonesia yang mengunjungi Masjid al-Aqsa masuk menggunakan visa khusus.

Sumber: kompas.com
Share:

May 30, 2018

Pahlawan Atas Kejahatan Begal, Haruskan Diexpose?

begal ilustrasi - foto: malangtimes.com
GIOnline - Ramai media memberitakan aksi dua pemuda yang berhasil melawan balik pembegal yang menyerangnya. Dengan ketangkasannya pemuda tersebut berhasil merebut celurit yang ditebaskan kepadanya dan menyerang balik pembegal tersebut, bahkan sampai ada begal yang tewas.

Keberanian dua pemuda tersebut memang harus diapresiasi. Mereka seolah menjelma menjadi simbol perlawanan terhadap para begal mulai marak beberapa tahun belakangan ini. Terlebih lagi pemuda yang berhasil merebut celurit dan melumpuhkan begal tersebut adalah seorang santri yang ahli bela diri. Ya, kita senang para santri selain belajar Agama ternyata mereka juga diajari ilmu bela diri. Jadi teringat masa perjuangan dulu dimana santri menjadi garda terdepan melawan penjajah.

Namun dibalik itu semua, apakah ini hal yang baik jika berita tentang mereka menjadi booming seperti saat ini? Foto-foto mereka menyebar dimana-mana, nama lengkap mereka tertulis jelas di situs-situs berita, bahkan alamat mereka pun mudah untuk diketahui.

Bagaimana selanjutnya dengan keamanan mereka? Bukankah begal yang tewas tersebut juga memiliki teman. Kita tahu biasanya begal tidak bekerja sendiri, mereka bahkan memiliki kelompok. 

Bukankah menjadi sangat mudah bagi mereka yang ingin membalas dendam atas kematian rekannya untuk menemukan pahlawan masyakarat tersebut. Gamblangnya informasi yang diberitakan tentang mereka seolah memberi jalan tol bagi siapapun yang memilki niat jahat terhadap mereka.

Mungkin atas serangan pertama mereka bisa bangkit, melawan dan selamat. Namun bagaimana jika ada serangan kedua, ketiga dan seterusnya. 

Ada baiknya jika informasi pribadi mereka jangan diexpose melainkan hanya aksinya saja. Bukankah para pahlawan Marvel dan DC yang notabenenya memiliki kekuatan super juga menutupi jati dirinya. Bukan hanya untuk melindungi dirinya, terutama untuk melindungi orang-orang di dekatnya.

Kepala Redaksi GIOnline
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support