August 23, 2017

Budi Waseso Siap Ditembak Jika Terlibat Narkotika

Budi Waseso (sumber foto: tandaseru.id)
Gema Indonesia - Mantap, aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) membuktikan integritas mereka dengan menolak sogokan dari bandar narkoba asal Malaysia yang ditangkap di Bengkayang, Kalimantan Barat pada 6 Agustus silam. Padahal, uang suapnya mencapai Rp 10 miliar.
Kepala BNN Komjen Budi Waseso pun menjamin integritas anak buahnya dalam menyikat penjahat narkoba. “Uang sebanyak itu tidak akan diterima petugas hingga nanti memasuki masa pensiun,” katanya dalam jumpa pers di markas BNN, Cawang, Jakarta Timur, seperti dilansir dari jpnn.com (23/8/17).
Budi Waseso yang didampingi Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, anak buahnya memiliki pandangan dan niat baik untuk menyelamatkan jutaan anak bangsa dari narkoba. Karena itu, iming-iming duit Rp 10 miliar tidak akan digubris.  
“Jadi godaan uang ini merupakan tantangan terberat bagi petugas BNN di lapangan. Begitu sulitnya menangani di lapangan manakala anggota kami diperdaya dengan uang,” ujar Buwas.
         
Karena itu Buwas memastikan petugas-petugas yang berhasil bekerja keras mengungkap kasus narkotika di  lapangan maupun yang menolak sogokan akan memperoleh penghargaan. Bisa saja, penghargaan itu berupa kenaikan pangkat.
         
Buwas mengaku akan mengajukan usul kepada Presiden Joko Widodo agar pada peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober nanti anggota BNN yang berhasil melaksanakan tugas dengan maksimal mendapatkan penghargaan dari negara. “Karena mereka menjalankan  tugas negara dan menyelamatkan negara,” katanya. 
Sebaliknya, kata Buwas menegaskan, jika ada anggota BNN termasuk dirinya sendiri sampai terlibat narkoba maka harus ditindak tegas. “Kalau terbukti menerima dipecat,” tegas Buwas lagi.
         
Dia menegaskan, negara  memberikan senjata bukan hanya untuk menembak penjahat narkotika. Sebab, kata dia, bila ada petugas internal yang terlibat maka bisa saja senjata itu digunakan untuk menembaknya.
Buwas sudah mengingatkan anggotanya agar tidak ragu-ragu menembak oknum di internal BNN yang benar-benar terbukti terlibat narkotika.  “Termasuk juga kepada diri saya, kepala BNN, jika menghianati. Jadi, itu juga berlaku untuk diri saya,” katanya.
Sumber: jpnn.com

Share:

Jeda 5 Menit, Rahasia Sukses Bill Gates dan Elon Musk

Bill Gates (sumber foto inovasee.com)
Gema Indonesia - Siapa yang tidak kenal Bill Gates dan Elon Musk, mereka adalah dua nama besar di bidang teknologi. Gates dengan Microsoftnya menjembatani revolusi komputer. Sedangkan Musk adalah pencetus PayPal. Ia kini disibukkan dengan mobil listrik Tesla dan perusahaan transportasi luar angkasa Space X.

Dua pria sukses ini membagikan tipsnya sehari-hari yang berguna mempertahankan produktivitas. Kuncinya adalah merencanakan setiap kegiatan sehari-hari.

Dilansir republika.co.id (23/8/17), baik Gates maupun Musk selalu memberi jeda lima menit dalam peralihan setiap kegiatan. Metode ini diyakini bisa melejitkan produktivitas karena setiap aktivitas jelas terbagi dalam segmen-segmen.

Jeda lima menit ini berguna untuk istirahat dan menyegarkan kembali pikiran. Pembagian kegiatan menjadi segmen-segmen kecil juga dapat berfungsi sebagai skrining prioritas kegiatan. 

Tidak hanya bagi orang2 besar seperti Bill Gates dan Elon Musk, siapapun bisa meningkatkan produktivitasnya dengan metode jeda lima menit ini.


Share:

Tanpa Penjelasan, Gula Petani Cirebon Disegel Kemendag

Petani Tebu (sumber foto: republika.co.id
Gema Indonesia - Tanpa penjelasan, gula milik petani tebu Cirebon, Jawa Barat, disegel oleh Kementerian Perdagangan pada 13 Agustus 2017 dan mereka tidak mengetahui apa penyebabnya.

"Kami tidak mengerti kenapa gula kami disegel dan kami juga tidak tahu maksudnya," kata Ketua DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) PG Sindanglaut, Rasim Agus Sanusi di Cirebon, seperti dilansir dari republika.co.id (22/8/17).

Dia menyampaikan gula yang tersimpan digudang PG Sindanglaut itu tiba-tiba digaris oleh Kemendag yang datang pada waktu itu dan sampai saat ini pun tidak jelas kesalahannya. Menurutnya, ketika perwakilan dari para petani menanyakan ke Dinas Perdagangan Kabupaten Cirebon juga tidak mengetahui apa-apa dengan disegelnya gula mereka. 

"Kami sudah tanya kepada Dinas, namun Dinas pun tidak mengetahui, sampai saat ini kami juga belum tahu lebih jelas," tuturnya. 

Rasim menambahkan gula petani yang tersimpan di gudang PG Sindanglaut sebanyak 7.077 ton, yaitu untuk musim giling Juni sampai Agustus dan sekarang tidak bisa dijual, karena disegel. 

Dia melanjutkan petani tebu sekarang semakin disudutkan, karena gula mereka tidak laku di pasaran sekarang ditambah lagi dengan adanya penyegelan. "Kami sedang meminta kepada Pemerintah, agar gula kami laku, tapi pemerintah malah menyegel ini sangat menyusahkan petani," katanya lagi.


Share:

August 22, 2017

Freeport Bantah Sudah Sepakati Divestasi 51 Persen Saham

Tambang Grasberg Freeport Indonesia (sumber foto: viva.co.id)
Gema Indonesia - PT Freeport Indonesia membantah pernyataan pemerintah Indonesia, yang menyebut negosiasi antara kedua belah pihak terkait kewajiban divestasi saham telah mencapai kata sepakat. Perusahaan tambang yang berbasis di Amerika Serikat tersebut menegaskan negosiasi dengan pemerintah masih berlangsung.
"Belum (sepakat)," kata Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, seperti dilansir dari viva.co.id (21/8/17).
Namun, Riza menegaskan, bahwa kesepakatan baru bisa dicapai jika empat poin yang selama ini dirundingkan selesai. Antara lain, stabilitas investasi yang berkaitan dengan perpajakan, divestasi, pembangunan smelter, dan keberlangsungan operasi setelah 2021.
“Untuk mencapai kesepakatan, harus empat poin itu disetujui. Semua dalam satu kesepakatan. Divestasi adalah salah satu dari empat poin negoisasi,” kata Riza.
Sumber: viva.co.id
Share:

August 21, 2017

Ada-ada Saja, Pencuri Mobil Tanya Arah Jalan ke Polisi

Honda Accord (sumber foto: edmunds.com)
Gema Indonesia - Seorang pria yang baru saja mencuri mobil Honda Accord di California melakukan hal yang cukup fatal setelah melarikan diri bersama mobil curiannya. 

Apa yang dilakukannya? Dilansir dari m.liputan6.com, Pencuri mobil tersebut menanyakan arah jalan kepada polisi yang sedang bertugas. Awalnya polisi tidak curiga, namun saat menjalankan prosedur memeriksa nomor kendaraan, polisi menyadari mobil Accord tersebut dilaporkan baru saja hilang.
Aksi kejar-kejaran antara polisi dan pencuri tidak terhindarkan. Kejar-kejaran tidak berlangsung lama, karena Honda Accord tersebut berhasil melewati jebakan duri dan berhenti total.
Untuk diketahui, Honda Accord merupakan salah satu mobil yang paling diincar oleh pencuri di Amerika Serikat. Sehingga tidak mengherankan jika petugas kepolisian memeriksa secara detail kendaraan yang dinilai mencurigakan.
Sumber: m.liputan6.com
Share:

Aksi Pria Solo Membalas Kasus Bendera Terbalik

sumber foto: m.liputan6.com
Gema Indonesia - Salah satu warga Solo menggelar aksi protes terkait insiden gambar Bendera Merah Putih yang dicetak terbalik di buku panduan panitia SEA Games 2017. Warga bernama Bambang Saptono itu berkeliling kota Solo dengan gambar bendera Malaysia yang dicetak terbalik.

Aksi tunggal tersebut dilakukan Bambang Saptono sebagai bentuk protes atas insiden terbaliknya Bendera Merah Putih di buku panduan ajang olahraga bangsa-bangsa se-Asia Tenggara itu. Ia menempel bendera Malaysia yang terbalik berdampingan dengan Bendera Merah Putih dalam posisi yang benar.

Kedua bendera negara tersebut dipasang di mobilnya, di bagian depan, samping, dan belakang mobil. Di atas gambar kedua bendera negara serumpun itu tertulis '29 TH SEA GAMES 2017'. 

Dalam aksinya, Bambang berkeliling di sejumlah sudut kota Solo. Tak pelak, aksi tersebut mengundang perhatian pengguna jalan dan masyarakat di pinggir jalan yang dilintasi mobil tersebut.

Tak hanya itu, Bambang juga beraksi membentangkan gambar Bendera Malaysia yang dicetak terbalik itu di Bundaran Gladag Solo pada, Senin (21/8/2017). Aksi nekat tersebut pun memancing perhatian pengguna jalan.

Bambang Saptono mengatakan aksi protes tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap panitia SEA Games 2017 Malaysia yang seolah melecehkan keberadaan Bendera Merah Putih yang dicetak terbalik.

"Di SEA Games ini ada kejadian yang tidak mengenakkan terhadap simbol negara kita Bendera Merah Putih yang dilecehkan. Ini jelas melukai negara dan bangsa Indonesia," kata Bambang, seperti dilansir dari m.liputan6.com (21/8/17).

Untuk itu, ia pun meminta kepada Pemerintah Malaysia untuk minta maaf kepada bangsa dan negara Indonesia. Pasalnya, pelecehan tersebut terjadi di forum SEA Games di mana bendera yang terbalik itu ada di buku panduan yang dibagikan kepada para peserta.

"Karena para peserta dari berbagai negara peserta SEA Games menerima buku panduan yang salah itu. Minimal Pemerintah Malaysia minta maaf melalui media massa di Malaysia dan juga media massa di semua negara peserta SEA Games," katanya.


Share:

Penculikan Bayi 1.5 Tahun Terungkap, Berikut 7 Fakta Penculikan

Ilustrasi Penculikan Anak (sumber foto: merdeka.com)
Gema Indonesia - Tim Busur Macan Barelang dari unsur Satuan Reskrim Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota berhasil mengungkap kasus penculikan bayi berusia 1,5 bulan.
Penculik yg merupakan seorang wanita itu ditangkap di Desa Jonggor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/8/2017) malam.
Dilansir dari tribunnews.com (21/8/17), bayi tersebut diculik dari tangan ibunya bernama Nurdiana di perumahan Marcelia, Batam Centre, Rabu (16/8/2017).
Berikut fakta-fakta penculikan bayi tersebut:
1. Pelaku dan ibu bayi saling kenal
Pelaku penculikan saling kenal dengan korban bernama Nurdiana. Mereka bertemu terakhir pada Rabu (16/8/2017).
2. Diberi uang Rp 500 Ribu
Menurut sumber di kepolisian, pelaku memberi korban uang Rp 500 ribu dan disuruh membeli susu dan popok. Saat korban pergi membeli kebutuhan bayi, Yuli kemudian melarikan sang bayi.
Ada dua versi keterangan yang diperolah. Keterangan pertama, keduanya bertemu di mall, tapi keterangan lain menyebutkan, penculikan di rumah korban.
3. Langsung kabur lewat laut
Setelah mendapatkan bayi, penculik langsung berangkat ke Jakarta naik kapal KM kelud dari Pelabuhan Batuampar menuju Tanjungpriok, Jakarta, Rabu hari itu juga.
Korban juga langsung melapor ke Polsek Batam Kota di hari yang sama.
4. Nginap di hotel
Setibanya di Jakarta, polisi yang memburunya mengetahui penculik sempat menginap di sebuah hotel satu malam dan check out pada Kamis.
5. Polisi kehilangan jejak
Polisi yang terus mengintai pergerakan pelaku sempat kehilangan jejak. Polisi dapat melacak keberadaan pelaku kembali saat sudah sampai di Desa Jonggore, Kabupaten Bogor.
6. Pengakuan Yuli
Pelaku membantah menculik bayi tersebut. Dari keterangannya, bayi itu diserahkan langsung oleh Diana kepadanya dengan alasan ia tidak bisa mengurus dan ibunya juga sudah memelihara banyak cucu.
7. Bayi sehat
Hingga saat ini belum diketahui motif penculikan, apakah bayi itu akan dirawat sendiri atau "dijual" kepada pihak lain. 
Kendati demikian, selama lima hari bersama pelaku, kondisi bayi sehat dan tetap diberi susu.
Sumber: tribunnews.com
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support