January 24, 2017

Lambang Palu-Arit Ada di Buku Kisi-Kisi UN Ini

Gema Indonesia - Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus melaporkan perihal penemuan buku kisi-kisi ujian nasional (UN) yang bermotif palu arit. Buku tersebut ditemukan di SMAN 1 Kawali, Kabupaten Ciamis.

"Gambar dengan motif palu arit ditemukan termuat dalam buku kisi-kisi ujian nasional halaman 16, dengan judul New Mentor: Rahasia Cerdas Membedah Kisi–Kisi UN Bahasa Inggris SMA/MA 2016 yang terdiri dari 170 halaman," kata Yusri kepada wartawan, Senin (23/1).

Menurut dia, pada halaman 16 di bagian latihan soal, termuat sebuah teks tulisan berjudul “Announcing the Robert S Kenny Prize”. Tulisan itu dilengkapi dengan gambar palu arit di bawahnya dan dua buah soal pilihan di sampingnya. Tulisan tersebut dalam bahasa Inggris yang intinya menceritakan penghargaan kepada pejuang buruh dan marxis.

Buku diketahui diterbitkan dari tim penulis dari Mas Media Buana Pustaka, dengan editor Qurrota Ayuni. Adapun Pengadaan buku tersebut bersumber dari alokasi dana BOS SMA 1 Kecamatan Kawali. Berdasarkan penemuan tersebut, kepolisian beserta pihak terkait melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak sekolah untuk menarik peredaran buku tersebut dari siswa-siswi SMAN 1 Kawali kelas XII. 

"Perlu kiranya melaksanakan Rapat Forkopimda dan Kominda dengan mengundang Disdik Ciamis untuk mengambil langkah konkret terkait dengan penemuan buku tersebut agar tidak berkembang menjadi isu nasional," ujar Yusri memberikan saran ke pihak terkait.

Sumber: Republika

Share:

Rumah Ini Terbuat dari Tumpukan Koran Bekas


Gema Indonesia - Bila Anda berkesempatan berkunjung ke Massachusetts, Amerika Serikat, luangkan waktu untuk datang ke Pigeon Hill Street. Di jalan ini, Anda akan menemukan bangunan yang terbuat dari koran. 

Selintas, bangunan yang mirip rumah ini tak jauh berbeda dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tetapi jika diperhatikan dengan seksama, tumpukan koran diatur sedemikian rupa menjadi sebuah rumah. 

Dilansir laman Amusing Planet, Selasa (24/1) rumah kertas ini dibangun pada 1922 ketika seorang insinyur mekanik, Elis Stenman, mulai membangun rumah musim panas kecil di kawasan tersebut. Pembangunannya pun sama seperti rumah lainnya. Dihiasi dengan bingkai kayu, atap, lantai yang sama pada umumnya, yang membedakan justru terletak di dinding. Stenman memiliki ide gila ketika mengonsep koran bekas ditumpuk dan direkatkan hingga satu inci tebalnya. Kemudian ia memberikan pernis sehingga terlihat mengkilap.



Tak hanya dinding yang dibuat dari tumpukan koran dan kertas bekas, Stenman juga membuat kursi, meja, rak buku bahkan tirai, dan jam dinding. Hanya piano yang terbuat dari kayu meski tetap dilapisi dengan kertas sobekan majalah untuk membuatnya menjadi unik. Tidak ada yang tahu pasti apa motivasi Stenman membuat rumah dari kertas bekas tersebut. Dalam waktu dua tahun, Stenman berhasil menyelesaikan rumah tersebut dan menghuninya hingga tahun 1930. Kurang lebih, telah 100 ribu kertas yang digunakan untuk membuat rumah tersebut. 

Setelah hampir sembilan puluh tahun, lapisan atas dinding perlahan mulai mengelupas. Menampilkan tulisan di masa lalu yang membuat pengunjung merasa senang untuk membacanya. Setelah kematian Stenman di tahun 1942, rumah itu menjadi museum sampai saat ini.

Sumber: Republika


Share:

January 23, 2017

Prabowo: Heii Kau Tukang Polling...


Gema Indonesia - Jelang Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta lembaga survei mulai gencar mengeluarkan hasil riset masing-masing. Namun ada beberapa lembaga survei yang hasilnya berbeda jauh, bahkan bertolak belakang satu sama lain.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, fenomena hasil survei yang berbeda jauh antara lembaga adalah hal biasa.
Menurut dia, sudah jadi rahasia umum bahwa semua survei direkayasa sesuai dengan kepentingan pihak yang mendanainya.
"Sudah tak aneh lagi kalau hasil polling itu tergantung dari siapa yang bayar. Yang pasti mereka akan memenangkan siapa yang bayar," kata Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1).
Seperti diketahui, menurut survei LSI dan Polcom, elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra berada di urutan terakhir. Sementara survei yang dilakukan Polmark Indonesia justru menempatkan pasangan nomor urut tiga itu di peringkat pertama.
Menurut Prabowo, lembaga survei seharusnya menunjukkan integritas. Bukannya menggunakan kepintaran mereka hanya untuk menggiring opini masyarakat.
"Hai kau tukang polling, jangan kau pakai keahlianmu untuk menambah kekayaan," kata Prabowo.
Lembaga survei, kata Prabowo, digunakan sebagai alat propaganda untuk mencuci otak masyarakat. Dia mengajak semua masyarakat untuk meraih kemenangan dengan cara yang benar.
"Mari rakyat Indonesia kita raih kemenangan dengan cara yang baik, bukan dengan cara culas seperti itu," tandasnya.
Sumber: jpnn

Share:

January 22, 2017

Habib Rizieq Heran, Berikan Warning Kebangkitan PKI Malah Dipolisikan


Gema Indonesia - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendatangi Polda Matro Jaya sekitar pukul 11.00 WIB. Rizieq akan diperiksa perihal tuduhan palu arit yang terdapat di logo rupiah baru. Habib Rizieq mengaku siap untuk menjalani pemeriksaan pada hari ini. Kesiapannya ditunjukkan dengan acungan jempol yang dia tunjukkan pada awak media. 

Kondisi sedikit rusuh saat Habib Rizieq akan memasuki gerbang Direktorat Tindak Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Awak media berusaha untuk menerobos barisan polisi yang berjaga di sepanjang gerbang menuju gedung.

Sampai kemudian Habib Rizieq angkat bicara dan berjanji untuk memberikan penjelasan. "Cukup-cukup, satu kalimat saja perhatikan semuanya," ujar Habib Rizieq di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/1).

Habib Rizieq mengaku heran kenapa dia dipanggil oleh penyidik. Padahal mengaku justru memberikan warning kepada pemerintah bahkan bangsa Indonesia atas munculnya indikasi kebangkitan PKI. "Tapi kemudian karena warning yang saya berikan tentang indikasi kebangkitan PKI, saya (justru) dipanggil. Maka itu saya sendiri heran," kata Habib Rizieq.

Dia mengaku telah memberikan warning tersebut kepada DPR RI dan juga masyarakat Indonesia. Habib Rizieq pun berharap agar peringatan yang diberikan dapat dijadikan perhatian bagi negara.

Namun justru upayanya itu berujung pada pemanggilan polisi. Ia pun mengaku harus memenuhi panggilan tersebut. Habib Rizieq ingin mengetahui apa alasan pemanggilannya sehingga keherananan yang dirasakannhya saat ini mendapat jawaban.
"Apa yang mau ditanya, dituduh, nanti kita lihat dulu pertanyaannya di dalam. Baru saya akan berikan keterangan," kata dia.

Sumber: Republika

Share:

Tiba di Polda, Habib Rizieq Disambut Shalawat dan Takbir


Gema Indonesia - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di depan pintu gerbang Mapolda Metro Jaya tepatnya di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (23/1). Berdasarkan pantauan di lokasi, ia melewati kerumunan massa sekitar pukul 10.20 WIB. Massa terlihat bergandengan tangan sambil mengawal Rizieq yang datang menggunakan mobil berwarna putih dengan pelat B 1 FPI. 

Di sisi lain, terdengar sebagian massa yang meneriakkan kata-kata dukungan terhadap Rizieq. Ia juga disambut dengan shalawat dan teriakan takbir dari massa yang sudah memenuhi sepanjang jalan tersebut.

Sekitar pukul 10.56 WIB, Rizieq kemudian tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ia pun langsung dikerumuni awak media dan dikawal oleh sekitar tiga orang yang juga mengenakan pakaian putih. Bahkan, ia juga dikawal oleh puluhan polisi untuk masuk ke gedung tersebut.

Untuk diketahui, pemanggilan Habib Rizieq hari ini adalah terkait kasus dugaan penodaan terhadap mata uang rupiah yang baru. Rizieq, dalam ceramahnya yang diunggah di Youtube akun FPITV pada 25 Desember 2016 menyatakan ada lambang palu arit di mata uang baru. "Ini duit baru, ada dua ribu, lima ribu, 10 ribu, 20 ribu, lagi-lagi palu arit. Lihat cetakannya, ini palu arit, bolak balik juga palu arit," kata Rizieq dalam video tersebut.

Sumber: Republika

Share:

Al Fatih Syaiful Qital, Bocah Berusia 6 Tahun Pembela Ulama


Gema Indonesia - Al Fatih Syaiful Qital, bocah berusia 6 tahun yang baru 3 minggu lalu mengalami patah kaki akibat kecelakaan motor sudah siap di Masjid Al Azhar untuk ikut bersama puluhan ribu umat Islam mengawal Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. 

Nampak Al Fatih mengepalkan tangan untuk mendukung Aksi Bela Ulama.

Allahu Akbar!
Merdeka!

Sumber: FPI
Share:

Berpotensi Tsunami, Gempa Besar 8,0 SR Guncang Papua Nugini


Gema Indonesia - Gempa besar berkekuatan 8,0 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Kepulauan Solomon, Papua Nugini.

Berdasarkan informasi yang dilansir United States Geological Survey (USGS), Badan Survei Geologi Amerika Serikat dalam situs resminya. Gempa terjadi pukul 04.30.24 waktu setempat atau sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu 22 Januari 2017.
USGS menyebutkan, pusat gempa berada pada koordinat 6.267°S 155.119°E dan guncangan gempa berpotensi menyebabkan muncul gelombang tsunami.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti, dampak dari guncangan gempa besar itu.
Sumber: viva.co.id
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support