December 13, 2017

Kecam Pernyataan Donald Trump, 57 Negara Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

foto: okezone.com
Gema Indonesia - Menanggapi pernyataan presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota israel pada 6 Desember lalu, beberapa negara anggota OKI mengecam pengakuan tersebut dan segera menggelar sebuah pertemuan luar biasa di Istanbul untuk menyampaikan sebuah reaksi bersama.

Puncaknya sebanyak 57 negara anggota OKI membuat pernyataan dengan mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina dalam pertemuan KTT OKI di Instanbul Turki.


"Kami menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Negara Palestina dan mengundang semua negara untuk mengakui Negara Palestina dan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," menurut pernyataan resmi usai pertemuan puncak luar biasa tersebut, Rabu (13/12/17).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang juga menjadi presiden OKI saat ini bahkan menegaskan bahwa Yerusalem adalah miliki umat Islam dan selamanya akan tetap menjadi milik umat Islam.

"Yerusalem akan selalu menjadi ibu kota Palestina. Saya menyatakan sekali lagi bahwa Yerusalem adalah garis merah kami. Haram al-Sharif, dengan 144 hektar tanahnya, Masjid Al-Aqsa dan Kubbet ul-Sahra, selamanya akan menjadi milik umat Islam," ujarnya.

Sumber: republika.co.id
Share:

December 12, 2017

Unik Dan Lucu, Rambu-Rambu Ini Menggunakan Gambar Kartun

foto: jawapos.com
Gema Indonesia - Cara unik dan kreatif dilakukan oleh Badan Penanggulanan Bencana (BPB) Linmas Surabaya dalam rangka mencegah adanya kejadian orang tenggelam di sungai. Mereka memasang rambu-rambu pada bantaran sungai Kalimas.


Uniknya rambu-rambu yang dipasang tidak seperti rambu-rambu pada umumnya. Rambu-rambu tersebut didesain dengan gambar kartun yang kece.

Setidak ada tiga model gambar kartun yang digunakan. Untuk rambu dilarang memancing menggunakan gambar kartun orang yang sedang duduk memancing di sungai, rambu dilarang menggunakan gambar kartun seorang anak kecil yang sedang berenang, sedangkan satu lagi termasuk yang paling unik yakni rambu untuk dilarang buang air besar menggunakan gambar spiderman sedang jongkok di atas batu seperti akan buang air besar.


foto: tribunnews.com
Menurut Plt Kepala BPB dan Linmas Surabaya Irvan Widyanto, pemberian peringatan tersebut untuk meminimalisir adanya kejadian orang tenggelam. Selain itu, pihaknya juga turut membantu agar kondisi sungai di Kalimas bisa terjaga.

“Kami tidak ingin ada orang tenggelam seperti yang pernah terjadi,” ujarnya.

Saat ini ada 36 titik rambu peringatan yang dipasang di sepanjang sungai Kalimas dan beberapa titik sungai dan jembatan. 

“Saat ini masih di sungai Kalimas. Kami harapkan masyarakat tidak melanggar aturan itu,” imbuhnya.

Sumber: jawapos.com
Share:

December 11, 2017

Demi Berantas Korupsi, Dua Warga Ponorogo Nekat Jalan Kaki ke Jakarta

foto: merdeka.com
Gema Indonesia - Maraknya perilaku korupsi yang terjadi di daerahnya Ponorogo dan di Indonesia membuat dua orang relawan LSM 45 Ponorogo gerah. Sambil membawa poster, Wakidi dan Pujiana nekat datang ke Jakarta dari Jawa Timur dengan berjalan kaki.

Mereka berdua mengawali aksinya pada tanggal 09 Desember 2017 bertepatan dengan hari anti korupsi sedunia. Rencananya mereka akan menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka serta ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Hingga tadi malam mereka telah sampai ke Wonogiri dan bermalam di sana, Shubuhnya mereka kembali melanjutnya perjalanan.

"Semalam kita istirahat di Wonogiri. Shubuh tadi kita berangkat lagi dan akan mampir ke rumah Pak Jokowi di Solo," ungkap Wakidi, Selasa (12/12).

Tidak main-main mereka ingin menyampaikan dugaan korupsi berupa penyalahgunaan dana desa yang terjadi di daerah mereka. Mereka berharap KPK mau turun tangan langsung menangani kasus tersebut.

"Kami ingin KPK turun gunung, saya ingin dilakukan audit ADD tiap desa di Ponorogo," ujarnya.

Keinginan ini sebenarnya sudah ingin mereka sampaikan sejak empat tahun lalu.

Sumber: merdeka.com
Share:

December 6, 2017

Atas Tudingannya, Metro TV Akhirnya Dilaporkan ke KPI

foto: mujahid-212.com
Gema Indonesia - Stasiun televisi Metro TV akhirnya dilaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) oleh Sam Aliano, Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (APIM). Hal ini terkait tudingan stasiun tv tersebut terhadap massa reuni 212 dengan mengatakan sebagai kaum intoleransi. 

Adapun tayangan yang menjadi perkara tersebut adalah pada program berjudul "Meneladani Toleransi Sang Nabi" yang ditayangkan beberapa waktu lalu. Dalam tayangan tersebut, narator menyebut bahwa para pengikut aksi Reuni 212 adalah kaum intoleransi yang merayakan kemenangan dari praktek intoleransi atas luka korban intoleransi dengan berpolitik.

"Bukti tayangan ini dalam flash disk," ujar Sam, Selasa (5/12).

Sam meminta agar komisioner KPI untuk bertindak tegas dan memberikan sanksi terhadap Metro TV. Sam ikut serta dalam kegiatan Reuni 212 tersebut. Selain dirinya, hadir juga pengacara keturunan Belanda, Inge Mangundap.


Menurut Sam kegiatan reuni 212 justru mempersatukan anak bangsa yang berbeda ras dan agama, sebab tidak hanya Islam, namun umat lain juga ada yang ikut dalam kegiatan tersebut.

"Saya adalah warga keturunan, ibu Inge adalah keturunan Belanda dan beragama Kristen. Jadi aksi 212 adalah merangkul dan mempersatukan seluruh masyarakat yang berbeda ras dan agama," papar Sam.

Diketahui kegiatan reuni 212 berjalan dengan sangat aman dan lancar. Para peserta juga saling menjaga agar tidak ada rumput yang diinjak dan tidak merusak taman. Bahkan usai kegiatan tersebut, para peserta mengumpulkan sampah hingga monas tetap bersih baik sebelum maupun sesudah reuni.

Sumber: Republika
Share:

December 3, 2017

Jembatan Mengerikan, Bak Wahana Roller Coaster

foto: grid.id
Gema Indonesia - Jembatan yang satu ini sepertinya akan membuat kita cukup merinding ketika melewatinya. Bak roller coaster, jembatan ini memiliki turunan yang curam di kedua ujungnya.

Dilansir dari grid.id (30/11/17), Jembatan yang bernama Eshima Ohashi ini adalah jembatan yang menghubungkan kota Matsue dan Sakaimoto. Jembatan ini dibangun melintasi Danau Nakaumi di wilayah timur Jepang.



foto: grid.id
Jembatan beton ini memiliki panjang 1,7 km, sengaja dibangun sangat tinggi agar kapal-kapal yang melintasi danau tersebut bisa lewat.


foto: grid.id

Sumber: grid.id
Share:

December 2, 2017

Usai Reuni 212, Kebersihan Dan Keindahan Monas Tetap Terjaga

foto: okezone.com
Gema Indonesia - Aksi-aksi bela Islam terkenal dengan jumlah massa yang sangat banyak. Ketertiban, keamanan dan kebersihan telah menjadi ciri khas dalam setiap asli bela Islam meskipun dihadiri sampai jutaan massa.

Kini setelah 1 tahun berlalu, para alumni peserta aksi damai 212 melakukan reuni di monas dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sudah bisa ditebak, massa yang hadir dalam acara reuni alumni 212 di monas juga sangatlah banyak. Meskipun dipadati begitu banyak massa, namun kebersihan monas sangatlah terjaga.


Dilansir dari okezone.com (2/12/17), setelah acara selesai, peserta reuni melakukan bersih-bersih seperti memungut berbagai jenis sampah dan memasukkamnya ke dalam kantong hitam.

Bahkan saat acara masih berlangsung para peserta juga menunjukkan tanggungjawabnya dengan tidak menginjak rumput taman. 

Tim dari Laskar Pembela Islam (LPI) juga selalu menjaga agar rumput taman tidak terinjak oleh para peserta.

"Dilarang untuk menginjak-injak rumput mas," ujar Eko, anggota LPI.

Sumber: Okezone
Share:

November 29, 2017

SAHABAT YANG SEBENARNYA SAHABAT

Umar bin Khattab (foto: konsultasisyariah.com)
Suatu hari Umar Bin Khattab Alfaruq mengadu kepada Rasulullah SAW akan sahabatnya Abu Bakar As-Shiddiq yang mengganggu pikirannya.

Umar berkata :
"Wahai Rasulullah, ijinkan aku ingin mengungkapkan keresahan hatiku akan apa yg telah Abu Bakar lakukan terhadap diriku." Dengan lembut Rasulullah menjawab:
"Damaikan hatimu dulu sahabatku, lalu teruskan maksud hatimu."

Setelah tenang, Umar kembali berkata :
"Suatu waktu, Abu Bakar bertemu denganku, akan tetapi dia tidak langsung memberi salam kepadaku, dia menunggu aku yang terlebih dahulu mengucapkan salam kepadanya. Aku tidak tahu apa salahku padanya."

Rasulullah SAW tidak ingin masalah ini mengganggu persahabatan diantara kedua sahabat yang sangat dicintainya ini.

Maka Rasulullah pun meminta Abu Bakar dihadapkan bersama agar dapat menjelaskan perihal yang sebenarnya.

Dan ketika Abu bakar hadir ditempat, maka Rasulullah pun bertanya kepada dirinya akan prasangka kerenggangannya dgn Umar.

Maka Abu bakar pun menjawab dgn jawaban santun dan penuh kasih sayang.
Katanya:
"Wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Engkau bersabda":
"Bahwasanya orang yg lebih dahulu mengucapkan salam kepada saudaranya,  maka Allah akan membangunkan untuknya satu istana di dalam surga".

"Maka aku ingin istana tersebut menjadi milik Umar Bin Khattab sahabatku tercinta.."

Umar terperanjat mendengar jawaban Abu Bakar. Dia pun menangis dan memeluk erat sahabat mulianya itu.
"Maafkan aku sahabatku yg berhati mulia.." bisik Umar sambil menangis sesenggukan..

Rasulullah saw bersabda :
"Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu’minmu, karena mereka memiliki SYAFA'AT pada hari kiamat nanti."

Abul Hasan as-Sadzili :
"Jika ada musuh yg bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu lebih baik dari pada teman akrab yg menjauhkan kamu dari Allah."

Yaa Allah.. berikanlah kepada kami sahabat seperti mereka.. wahai Dzat Yang Maha Mulia.

Untuk sahabat-sahabatku yang dimanapun berada yang tak pernah lelah menebarkan kebaikan dan kedamaian walau dihantam kerasnya ombak ujian serta cemo'ohan di sana sini, mari kita pererat ikatan PERSAHABATAN kita dgn menjadi sahabat yang Saling Asih, Saling Asah dan Saling Asuh....
aamiin yaa Rabbal'aalamiin...


Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support