Gema Indonesia - Polres Metro Jakarta Selatan hari ini melepas seorang tersangka kasus dugaan penghinaan lambang negara bendera merah putih, Nurul Fahmi. Dia boleh pulang setelah permohonan penangguhan penahanan dikabulkan polisi dan juga ada jaminan dari Ustaz Arifin Ilham dan istri Nurul.
-
Kesaksian Jamaah Masjid Al Noor Saat Terjadi Penembakan
Sejumlah jamaah masjid Al Noor di Kota Christchurch, Selandia Baru, menyatakan belum bisa mempercayai apa yang baru saja mereka alami.
-
Menelaah Pernyataan TGB, Benarkah Mendukung Jokowi? Jangan Salah Paham...
Panasnya konstelasi politik tahun 2019 nanti sudah sangat terasa bahkan pada saat ini. Hal ini terlihat dari masing2 calon pendukung capres yang memuji jagoannya dan tak jarang mengejek dan membully pendukung dari calon lawan, meskipun pendaftaran capres sendiri masih belum dibuka.
-
Koalisi Keumatan Usulan Habib Rizieq Dinilai Baik Untuk Kemaslahatan Bangsa
"Usulan Habib Rizieq itu memang bagus, supaya bangsa negara bisa utuh, bisa menegakkan NKRI, bangun ekonomi, demokrasi, budaya dan lainnya. Umat harus bersatu, dengan demikian negara akan solid dan maju. Umat bersatu, insya Allah bangsa maju,"
-
Pria Muslim Selamatkan Bocah 4 Tahun Dengan Aksi Heroiknya
Seorang Muslim dianggap sebagai pahlawan oleh publik Paris setelah aksinya menyelamatkan bocah yang nyaris terjatuh dari balkon lantai empat sebuah gedung viral di media sosial.
-
Menteri Ini Imbau Muslim Cuti Selama Ramadhan Agar Tak Membahayakan Masyarakat, Alasannya Aneh Sekali
Menteri Integrasi Denmark Inger Stoejberg mengimbau Muslim untuk mengambil cuti selama Ramadhan agar tidak terjadi hal yang dapat membahayakan masyarakat.
January 24, 2017
Dibebaskan, Tersangka Hina Bendera: Ini Berkah dari Alquran
Gema Indonesia - Polres Metro Jakarta Selatan hari ini melepas seorang tersangka kasus dugaan penghinaan lambang negara bendera merah putih, Nurul Fahmi. Dia boleh pulang setelah permohonan penangguhan penahanan dikabulkan polisi dan juga ada jaminan dari Ustaz Arifin Ilham dan istri Nurul.
Duh! Ada TKA Tiongkok Ilegal Garap Proyek Kereta Cepat
Gema Indonesia - Seorang warga negara Tiongkok yang bekerja di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditangkap Tim Pengawas Orang Asing (Pora) Provinsi Jawa Barat.
Teori Ini Buktikan Sang Saka Merah-Putih adalah Bendera Rasulullah
Gema Indonesia - Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya berjudul Api Sejarah menulis, bendera Republik Indonesia (RI), Sang Saka Merah Putih, adalah Bendera Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Mansyur menyatakan para ulama membudayakan bendera merah putih dengan berbagai sarana antara lain tiga cara berikut:
Pertama, setiap awal pembicaraan atau pengantar buku, sering diucapkan atau dituliskan istilah Sekapur Sirih dan Seulas Pinang. Bukankah kapur dengan sirih akan melahirkan warna merah? Lalu, apabila buah pinang diiris atau dibelah, akan terlihat di dalamnya berwarna putih?
Kedua, budaya menyambut kelahiran dan pemberian nama bayi serta Tahun Baru Islam senantiasa dirayakan dengan menyajikan bubur merah putih?
Ketiga, pada saat membangun rumah, di susunan atas dikibarkan Sang Merah Putih. Setiap hari Jumat, mimbar Jumat di Masjid Agung atau Masjid Raya dihiasi dengan bendera merah putih.
Mansyur pun menyatakan pendekatan budaya yang dilakukan para ulama telah menjadikan pemerintah kolonial Belanda tidak sanggup melarang pengibaran bendera merah putih oleh rakyat Indonesia.
Mansyur menegaskan bendera Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berwarna Merah Putih seperti yang ditulis oleh Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan, Jilid X, halaman 340. Dari Hamisy Qasthalani,
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam Bersabda: “Innallaha zawaliyal ardha masyaariqaha wa maghariba ha wa a’thonil kanzaini Al-Ahmar wal Abjadh”.
Artinya: “Allah menunjukkan kepadaku (Rasul) dunia. Allah menunjukkan pula timur dan barat. Allah menganugerahkan dua perbendaharaan kepadaku: Merah Putih”.
Informasi ini didapat Mansyur dari buku berjudul Kelengkapan Hadits Qudsi yang dibuat Lembaga Alquran dan Al-Hadits Majelis Tinggi Urusan Agama Islam Kementerian Waqaf Mesir pada 1982, halaman 357-374. Buku ini dalam versi bahasa Indonesia dengan alih bahasa oleh Muhammad Zuhri.
Mansyur mengemukakan sejumlah argumen pendukung untuk memperkuat pendapatnya, yakni merah putih adalah bendera Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Menurut Mansyur, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam memanggil istrinya, Siti Aisyah ra, dengan sebutan Humairah yang artinya merah.
Busana Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang indah juga berwarna merah, seperti disampaikan oleh Al Barra: “Kanan Nabiyu Saw marbua’an wa qadra ataituhu fi hullathin hamra-a, Ma raitu syaian ahsana min hu”.
Artinya: “Pada suatu hari Nabi sallallahu alaihi wasallam duduk bersila dan aku melihatnya beliau memakai hullah (busana rangkap dua) yang berwarna merah. Aku belum pernah melihat pakaian seindah itu”.
Mansyur pun menyatakan busana warna putih juga dikenakan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, sedangkan pedang Sayidina Ali radi allahu anhu berwarna merah dan sarung pedang Khalid bin Walid berwarna merah-putih.
Targetkan 3,5 Juta Wisatawan, NTB Dorong Kemajuan Pariwisata Pulau Sumbawa
Gema Indonesia - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata NTB menggelar rapat kerja bersama seluruh dinas pariwisata kabupaten/kota se-NTB. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, rapat kerja ini untuk membangun sinergitas antar dalam percepatan pembangunan pariwisata se-NTB pada 2017.
"Kegiatan ini juga kesiapan hadapi 2017 untuk 3,5 juta wisatawan, terdiri atas 1,5 juta wisatawan mancanegara, dan 2 juta wisatawan nusantara," ujarnya di Hotel Grand Legi, Mataram, NTB, Selasa (24/1). Dia menjelaskan, Provinsi NTB berhasil mencapai target jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 3 juta orang pada tahun lalu.
Kendati begitu, pekerjaan rumah dan sejumlah pembenahan masih akan terus dilakukan. Pasalnya, selama ini, destinasi wisata NTB terbilang masih belum merata antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. "2017 kita coba lakukan upaya majukan sisi Pulau Sumbawa," lanjutnya.
Percepatan kemajuan pariwisata Pulau Sumbawa, kata Faozal, memerlukan upaya kongkrit. Dinas Pariwisata NTB dalam waktu dekat akan meluncurkan program Visit Sumbawa 2017.
Lambang Palu-Arit Ada di Buku Kisi-Kisi UN Ini
Rumah Ini Terbuat dari Tumpukan Koran Bekas
Gema Indonesia - Bila Anda berkesempatan berkunjung ke Massachusetts, Amerika Serikat, luangkan waktu untuk datang ke Pigeon Hill Street. Di jalan ini, Anda akan menemukan bangunan yang terbuat dari koran.
Selintas, bangunan yang mirip rumah ini tak jauh berbeda dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tetapi jika diperhatikan dengan seksama, tumpukan koran diatur sedemikian rupa menjadi sebuah rumah.
Dilansir laman Amusing Planet, Selasa (24/1) rumah kertas ini dibangun pada 1922 ketika seorang insinyur mekanik, Elis Stenman, mulai membangun rumah musim panas kecil di kawasan tersebut. Pembangunannya pun sama seperti rumah lainnya. Dihiasi dengan bingkai kayu, atap, lantai yang sama pada umumnya, yang membedakan justru terletak di dinding. Stenman memiliki ide gila ketika mengonsep koran bekas ditumpuk dan direkatkan hingga satu inci tebalnya. Kemudian ia memberikan pernis sehingga terlihat mengkilap.
Setelah hampir sembilan puluh tahun, lapisan atas dinding perlahan mulai mengelupas. Menampilkan tulisan di masa lalu yang membuat pengunjung merasa senang untuk membacanya. Setelah kematian Stenman di tahun 1942, rumah itu menjadi museum sampai saat ini.
January 23, 2017
Prabowo: Heii Kau Tukang Polling...
Gema Indonesia - Jelang Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta lembaga survei mulai gencar mengeluarkan hasil riset masing-masing. Namun ada beberapa lembaga survei yang hasilnya berbeda jauh, bahkan bertolak belakang satu sama lain.













