April 5, 2019

Prabowo Targetkan Menang atas Jokowi dengan Selisih 25 Persen

Calon Presiden Prabowo Subianto - foto: antara foto via viva.co.id
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengingatkan kepada seluruh pendukungnya agar benar-benar mengatasi niat kecurangan di Pilpres 2019. Ia menargetkan harus bisa menang dengan selisih di atas 25 persen.

"Beberapa hari lagi kita harus benar-benar turun dan atasi niat-niat kecurangan. Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih di atas 25 persen, karena potensi dicuri sekian belas persen," kata Prabowo dalam acara deklarasi Gerak Indonesia di Balai Kartini, Jumat, 5 April 2019.

span style="background-color: white; color: #212121;">
Menurut dia, dengan kondisi negara saat ini, ia enggan menyalahkan siapapun. Prabowo tidak ingin Indonesia menjadi negara yang bodoh, di mana kekayaan alam sendiri diambil asing.

"Saya katakan ini kesalahan kita semua. Tapi kita bersama koreksi diri. Masa kita mau jadi bangsa yang bodoh. Bangsa yang izinkan kekayaan alamnya sendiri diambil asing, itu adalah bangsa yang bodoh," ujarnya.

Dia menyindir peran cendekiawan dengan gelar akademisi yang tak bisa kritis dengan kondisi sekarang.

"Untuk apa cendekiawan kalau tidak bisa melihat kegelisahan. Untuk apa gelar dan saya malu punya gelar kalau saya tidak bisa membela rakyatnya sendiri," sebutnya.

"Kekuasaan tidak akan bertahan 1.000 tahun, tidak ada kekuatan yang mampu menahan ketika rakyat sudah mulai sadar," kata eks Pangkostrad ABRI itu.

Lihat Artikel Asli: Prabowo Targetkan Menang atas Jokowi dengan Selisih 25 Persen
Sumber: viva.co.id


Share:

March 27, 2019

Salut, Tolak Sumbangan USD 2 Juta Dari Donatur Cina Demi Muslim Uighur

Sholat Jumat pertama pasca serangan teroris di Masjid di Selandia Baru
GIONews - Wali Kota Auckland, Phil Goff menghadiri acara makan malam bersama peserta delegasi dari Teochew International Federation, termasuk Cina. Dalam acara tersebut para delegasi berjanji akan menyumbangkan senilai hampir USD 500 ribu untuk para korban penembakan teroris terhadap 2 Masjid di Chrischurch, Selandia Baru. Sumbangan tersebut terus bertambah hingga USD 2,1 juta.


Phil Goff menyerahkan sumbangan tersebut kepada Yayasan Christchurch, Our People, Our City. Goff menyebutkan sumbangan tersebut sebagai gerakan kepedulian kepada masyarakat Christchurch dan komunitas Muslim di Selandia Baru.

Jaringan wanita Muslim ChrisChurch kepemimpinan Khadija meminta agar sumbangan senilai USD 2,1 juta tersebut dikembalikan dan digunakan untuk membantu warga Uighur yang merupakan minoritas Muslim di Cina.

Sebuah petisi ditujukan kepada Perdana Menteri (PM), Anggota Parlemen, Wali Kota Goff, dan Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru (FIANZ). Jaringan tersebut beranggapan sumbangan dapat digunakan lebih efektif di tempat lain untuk memerangi Islamofobia.

“Meskipun sikap itu sangat menyentuh hati, kami menyerukan permintaan yang sangat spesifik tentang bagaimana sumbangan ini harus digunakan,”.

"Banyak orang di komunitas Muslim yang ingin mengatasi masalah umat Islam Uighur dan mengambil sikap menentang Islamofobia," isi petisi.

Mereka menyadari sumbangan tersebut bukanlah uang dari pemerintah Cina. Namun, mereka menegaskan bantuan paling berarti adalah menghentikan penganiayaan terhadap orang-orang yang mempraktikkan agama Islam di seluruh dunia.

Sumber: republika.co.id
Share:

March 19, 2019

Geng Motor Paling Menakutkan Hibur Korban Penembakan Christchurch

Geng motor Mongrel Mob. - foto: RNZ via viva.co.id
Sejak dibentuk pada 1962, Mongrel Mob menjadi geng motor paling menakutkan di Selandia Baru. Kelompok jalanan yang beroperasi di Hastings ini beranggotakan pria-pria kekar, dengan tubuh dan wajah penuh tato.

Penampilan yang sangar tersebut, ternyata berbanding lurus dengan perilaku mereka di jalanan. Selama setahun terakhir, kelompok yang gemar memakai kostum serba hitam itu beberapa kali terlibat aksi kriminal, yang membuat mereka terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

Sering dicitrakan sebagai geng motor paling mematikan, rupanya tak membuat mereka lupa bagaimana cara berbuat baik. Dikutip dari laman Newshub, Selasa 19 Maret 2019, secara kompak mereka membantu sekaligus menghibur para korban penembakan di masjid Al-Nur, Christchurch.

Anggota senior Mongrel Rob, Tanielu Fatu menyatakan, bahwa peristiwa penembakan itu terjadi karena banyak individu yang telah kehilangan sikap hormat terhadap sesama manusia.

“Tak ada yang pantas menerima kekerasan dan penyiksaan seperti ini. Ia, sang pelaku, bagaikan monster yang tak punya rasa hormat terhadap sesama,” ungkapnya.

Aksi menghibur ala Mongrel Mob terbilang unik. Dengan badan kekar dan tubuh yang penuh tato, mereka berusaha memberi ketenangan pada korban dengan cara memeluk, bernyanyi, menari, dan membuatkan makan serta minuman.

 Lihat Artikel Asli 

Sumber: viva.co.id
Share:

March 15, 2019

‘Pahlawan Masjid’ yang Nekat Rebut Senjata Teroris

Polisi menjauhkan orang-orang setelah penembakan yang mengakibatkan banyak kematian dan cedera di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch, Selandia Baru, (15/3 2019). - foto: republika.co.id

CHRISTCHURCH — Selalu ada kisah heroik dalam sebuah peristiwa maupun bencana mengerikan. Kisah heroik datang dari seorang ‘pahlawan masjid’ yang berhasil menyelamatkan seseorang dari penembakan brutal di dua masjid wilayah Christchurch, Selandia Baru.

Syed Mazharuddin merupakan salah satu jamaah selamat di Masjid Linwood, setelah mendapatkan pertolongan dari temannya. Dengan sangat berani, temannya tersebut mendekat ke arah penembak, dan berhasil merebut senjata.

“Orang-orang ketakutan dan ada yang berteriak-teriak dan saya mencoba berlindung. Pada saat saya berlindung, orang ini datang melalui pintu masuk utama dan karena ini masjid kecil, hanya ada sekitar 60-70 orang di sana,” jelas Syed dalam keterangannya.


Di sekitar pintu masuk, ada beberapa orang tua yang duduk di sana yang sedang berdoa, dan pelaku mulai menembaki mereka. Syed mengatakan, penembak itu memakai alat pelindung di tubuhnya dan menembak dengan brutal. Kemudian setelah itu, ada seorang lelaki dari dalam masjid mencoba untuk menangani penembak.

"Pria muda yang biasanya merawat masjid, dia melihat kesempatan dan menerkam pria bersenjata, lalu mengambil senjatanya,” kata Syed.

"Pahlawan masjid’ itu berusaha mengejar, dan dia tidak dapat menemukan pelatuk di pistol. Tapi kemudian dia berlari mengejar pelaku. Sayangnya pelaku berhasil melarikan diri menggunakan mobil yang sudah ditunggu rekannya. Bahkan, salah satu temannya meninggal di tempat kejadian, sementara yang lain berdarah hebat ketika Syed mencoba menghubungi layanan darurat.

“Butuh hampir setengah jam, mungkin lebih dari setengah jam, untuk menunggu ambulans bisa tiba. Saya sempat berpikir dia pasti sudah meninggal,” jelas Syed.

 Lihat Artikel Asli 

Sumber: republika.co.id



Share:

Kesaksian Jamaah Masjid Al Noor Saat Terjadi Penembakan

Saksi mata menyebutkan darah berceceran di lantai Masjid.

Sejumlah jamaah masjid Al Noor di Kota Christchurch, Selandia Baru, menyatakan belum bisa mempercayai apa yang baru saja mereka alami. Masjid yang biasanya sangat khusyuk saat Jumatan tiba-tiba dipenuhi suara tembakan senjata otomatis.
Pelaku yang belum diidentifikasi memasuki masjid dan langsung menembaki jamaah yang tak berdosa.
Seorang jamaah yang menggunakan kursi roda, Farid Ahmed, menjelaskan kepada media setempat peristiwa terjadi ketika khutbah baru akan dimulai.
"Tiba-tiba penembakan terjadi. Dimulai dari ruang utama," ujarnya.
"Saya berada di sisi samping, jadi tak sempat melihat siapa yang menembak. Tapi saya melihat sejumlah jamaah berlarian ke arah saya berada," katanya.
"Saya melihat ada yang sudah berdarah badannya, berlari tertatih-tatih. Saat itu saya sadari situasinya serius," tambah Farid.


Dia pun berusaha melarikan diri dan berhasil mencapai mobilnya di parkiran. Dari situ dia mendengar tembakan selama sekitar enam menit lamanya.
"Saya mendengar suara jeritan dan tangisan. Saya melihat orang jatuh tewas, sejumlah orang lainnya melarikan diri," ujar Farid.

"Saya berada di kursi roda, tak bisa ke mana-mana. Dia melakukan pembantaian di dalam masjid," katanya.

Ahmad Al-Mahmoud witnessed a gunman opening fire 

Saksi mata lainnya Ahmad Al-Mahmoud mengatakan pelaku penembakan mengenakan pakaian semi militer, pakai helm, dan melepaskan tembakan secara membabi-buta di dalam masjid.
"Dia pegang senjata besar. Banyak sekali peluru. Dia tiba-tiba muncul dan menembaki semua orang di dalam masjid," ujarnya kepada media setempat.
Menurut dia, jamaah berusaha menyelamatkan diri dengan cara memecahkan pintu untuk bisa keluar dari sana.
Dia mengaku mendengar sedikitnya 40 kali tembakan.
Ramzan Ali, yang berada di dalam masjid saat kejadian, mengaku dirinya orang terakhir yang keluar dari tempat ruang salat.
"Imam saat itu memberikan khutbah Jumat, sekitar pukul 13.42 [waktu setempat]. Senjata mulai menyalak dan dia masuk lantas menembak membabi-buta," paparnya.
"Saya tak melihat orangnya langsung karena sedang tengkurap dan berpikir jika saya berdiri akan kena tembakan," kata Ramzan.
"Saya orang terakhir yang keluar dari masjid dan melihat di lantai banyak sekali tubuh tergeletak," tambahnya.
Dia merasa beruntung bisa selamat dalam kejadian ini.
Radio New Zealand mengutip saksi mata lainnya di dalam masjid yang mengaku melihat darah berceceran di mana-mana.
ABC/wires

Share:

October 3, 2018

Korban Gempa Dan Tsunami Palu, "Siapa Yang Pergi Sholat Semua Aman"

Firman Halide, Korban selamat gempa dan tsunami Palu - sumber foto: youtube.com
GIOnline - Ketika itu Firman Halide sedang mengurusi para pedagang yang akan berjualan di ajang Festival Nomoni dalam rangka hari ulang tahun Kota Palu di kawasan pantai Talise untuk mendapatkan tempat.

Mendekati waktu Maghrib, Anak Firman datang menemui ayahnya yang masih tetap pada kesibukannya. Anaknya mengajak Firman untuk ke Masjid menunaikan Sholat Maghrib. 

"Bapak, kita pergi ke Masjid", ajak anaknya.

Tidak langsung menuruti ajakan anaknya, Firman masih dengan kesibukannya sebab dia melihat masih ada pedagang yang belum kebagian tempat.

Tak disangka tak lama berselang bencana terjadi. Guncangan gempa dahsyat menghancurkan bangunan yang ada di pinggiran pantai. Dengan sigap Firman segera membawa anaknya untuk berlari ke depan ke arah jalan, tapi tak lama bangunan yang di depan juga rubuh.


"Bapak gendong saya bapak," pinta putranya. Firman kemudian menggendong putranya. Sayang belum sempat mereka menyelamatkan diri, mereka terjatuh dan air tsunami juga sudah naik ke darat dan menyapu tubuh mereka. 

Dalam kondisi mencekam tersebut, Firman sudah tidak dapat lagi menemukan anaknya. Diapun berusaha untuk menyelamatkan diri. Dalam kondisi tergulung-gulung oleh ombak di arus bawah tsunami, Firman terus berjuang sambil berdoa keselamatan kepada ALLAH SWT. 

Akhirnya ia mendapatkan sebuah tong sampah yang ia gunakan sebagai pelampung. Norman mengatakan 3 orang keluarganya tidak selamat sedangkan 16 keluarga lainnya belum ditemukan.

Norman menyesalkan tidak langsung mengikuti ajakan anaknya untuk ke Masjid. 

"Seandainya waktu itu saya langsung ke Masjid dengan anak saya, mungkin tidak terjadi begini", ujarnya.

Norman menegaskan semua yang ke Masjid pada waktu itu semuanya selamat.

"Sekitar kami itu, siapa yang pergi Sholat semua aman, semua selamat", ucap Norman.

Sumber: riauaktual.com
Sumber: youtube.com
Share:

October 1, 2018

Gempa Palu, Wiranto Sebut Tak Ada Penjarahan Melainkan Pengambilan Barang

Menkopolhukam Wiranto - sumber foto: suara.com
GIOnline - Menyusul terjadinya gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, banyak masyarakat yang tidak sabar hingga akhirnya melakukan penjarahan terhadap toko-toko. Sangat disayangkan yang dijarah bukan hanya toko yang menjual makanan dan minuman, namun toko-toko lain yang barang dagangannya bukan merupakan bahan kebutuhan primer tak luput dari aksi penjarahan tersebut. 

Atas maraknya aksi tersebut, Menkopolhukam Wiranto menolak jika aksi tersebut dikatakan sebagai penjarahan, menurutnya hal tersebut lebih kepada pengambilan barang dari toko.


"Saya sendiri baru lihat tadi malam, saya tiga hari di sana. Saya lihat langsung bahwa ada perbedaan antara penjarahan dan pengambilan barang dari toko terutama makanan dan minuman," ucap Wiranto, Senin (01/10/2018).

"Karena keterbatasan suplai makanan dan minuman, tentu mereka akan mengambil barang-barang dari toko makanan dan minuman itu. Tapi kemarin kita rapat, kemudian kita bijaksanakan ada Mendagri, ada saya, Gubernur, Kapolda, Pangdam, Panglima TNI, kita bicarakan lebih baik daripada penjarahan liar, lebih baik kita buka minimarket itu ambil barangnya nanti diganti oleh uang," lanjutnya.

"Kemudian sebenarnya istilah penjarahan itu kurang tepat karena memang akan dibayar. Ini akan kita atur, termasuk bahan bakar," ujarnya.

"BBM terbatas karena akan dialihkan ke genset yang akan digunakan untuk aktivitas rumah sakit. Maka bahan bakar jadilah terbatas. Masyarakat jadi antre, tapi antre ya itu tertib sebenernya. Mereka bayar juga. Saya jelaskan bahwa sebenarnya istilah penjarahan perlu dikoreksi. Kemungkinan ada, tapi sementara ini kebijaksanaan kita begitu," jelas Wiranto.

Sumber: kumparan.com
Share:

September 5, 2018

Ketua MUI Tasikmalaya Setuju Aturan Pengeras Suara Adzan, Tapi Ditambah Semua Aktivitas Dihentikan Ketika Waktu Sholat. Biar Adil

foto: suara.com
GIOnline - Kebijakan tentang pengaturan penggunaan pengeras suara di Masjid terus mengundang polemik dan menjadi pembicaraan masyarakat.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH. Acep Mubarrok mengatakan bahwa kebijakan tersebut harus melihat dampak yang akan ditimbulkannya mengingat hampir 80 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Hal ini disampaikannya disela-sela acara deklarasi GISS (Gerakan Indonesia Sholat Shubuh Berjamaah) di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Ahad (02/09/18).

“Saya pikir wajar umat Islam bereaksi, karena bertahun tahun hidup di Indonesia nah baru kali ini ada pejabat yang berani mengatur hal-hal teknis peribadatan umat Islam,” ucapnya.


KH. Acep Mubarrok juga mengatakan kebijakan ini mungkin saja bagi kita tidak akan merasakan apa-apa, sebab sasaran pokoknya adalah anak cucu generasi Islam selanjutnya yang tidak merasakan bebasnya beribadah. Beliau mengambil mengambil contoh negara Singapura dimana orang- orang Muslim Melayu seakan sangat merindukan suara khas Ibadah Muslim seperti pengajian dan adzan yang dibatasi oleh pemerintah lee kuan yew saat itu.

“Masalahnya adalah apakah dengan adzan itu alasannya hanya mengganggu orang yang tidak menjalankan Sholat, lantas bagaimana dengan orang yang sedang Sholat, apakah mereka boleh terganggu? logikanya seperti itu kan,” ujar KH. Acep.

KH. Acep setuju dengan aturan mengenai pengeras suara tapi harus diikuti dengan aturan menghormati orang yang sedang Sholat dengan dihentikannya semua aktivitas selama kurang lebih 15 menitan. 

“Cukup adil, kan,” ujarnya.

Sumber: cakrawalamedia.co.id


Share:

September 4, 2018

GP Ansor Klaim Punya Bukti Keterkaitan UAS Dengan HTI, Tapi Suruh Cari di Youtube

foto: viva.co.id
GIOnline - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan sudah lama menemukan keterkaitan Ustadz Abdul Somad (UAS) dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Sudah sejak 2013 kami temukan ada keterkaitan UAS dengan HTI," ujar Yaqut, Selasa (04/09/18).

Berdasarkan penelusuran, menurutnya beberapa ceramah UAS berisi ajakan jemaah berbaiat kepada Khilafah. Yaqut juga mengatakan UAS telah melakukan fitnah di media sosial, dimana UAS dikatakannya pernah menyebut Nabi Muhammad SAW tidak mampu menciptakan suasana yang rahmatan lil alamin.


"Dia pernah ajak berbaiat kepada khilafah, melakukan fitnah di media sosial, menyebut kalau Nabi Muhammad tidak mampu wujudkan Islam yang rahmatan lil alamin," ujarnya. 

"Cari saja ceramahnya di Youtube, ceramah dia banyak yang isinya begitu," lanjut yaqut. 

Terkait dibatalkannya ceramah UAS di Jepara, yaqut membantah pihaknya telah melakukan pelarangan atas tausiyah UAS. Menurutnya pihaknya hanya meminta polisi meninjau ulang terkait kegiatan tersebut. Menurutnya kembali, di acara ceramah UAS banyak ditemukan simbol-simbol HTI.

"Tak pernah melarang, silakan kalau mau ceramah. Kami hanya minta polisi tinjau ulang isi ceramahnya karena saat dia mau ceramah, kok banyak muncul simbol-simbol HTI," ujarnya.

Sumber: cnnindonesia.com



Share:

August 2, 2018

Akan Diberi Hadiah Oleh Presiden, 4 Prajurit Istimewa Ini Pilih Utamakan Masyarakat

foto: goriau.com
GIOnews - Sikap luar biasa ditunjukkan oleh empat orang prajurit TNI yang bertugas di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin. Atas apa yang telah mereka lakukan, mereka mendapat apresiasi khusus dari Presiden Joko Widodo pada saat pemberian pengarahan kepada 2 ribu Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Makassar, Minggu (29/07/18).

Ke empat prajurit istimewa tersebut yaitu :

Serma Musbah, bertugas di Kodim 1416, Kabupaten Kepulauan Muna, Sulawesi Tenggara. Melakukan penyelamatan korban kapal penumpang yang terbakar di perairan Munapada tahun 2016.

Koptu Yahya Salam, bertugas di Kodim 1421, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selayan. Layaknya seorang ilmuan, Koptu Yahya Salam berhasil menemukan pupuk cair organik dan diberi nama Pupuk Kopral. Pupuk temuannya bisa meningkatkan produksi udang.

Sertu Asmulyadi, bertugas di Kodim 1423 Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Berhasil membuat kincir angin yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 5.000 watt di Desa Bulue, Kabupaten Soppeng.

Serka Muhammad Darwis yang bertugas di Kodim 1412, Kabupaten Koalaka, Sulawesi Tenggara. Melakukan aksi heroik dengan membantu anak sekolah menyeberangi sungai menggunakan gondola lantaran tidak ada jembatan.


Pada acara pengarahan tersebut Presiden Jokowi meminta keempat prajurit tersebut untuk maju ke depan. Kemudian Presiden menanyakan mereka mau minta apa kepada dirinya dan disambut oleh riuh tepuk tangan para hadirin.


Namun layaknya sikap prajurit, mereka hanya diam sambi tetap berdiri siaga. Presiden pun bertanya untuk kedua kali. Namun mereka tetap diam.


Pertanyaan presiden ini disambut tepuk tangan hadirin. Namun ke empat prajurit ini hanya terdiam dengan sikap berdiri siaga. Ditanya kedua kali mau minta apa, mereka masih diam.


"Tidak ada jawaban. Belum tentu saya beri, tapi minta hadiah aja," ujar Jokowi, hadirin pun tertawa.


Akhirnya keempat prajurit ini menyampaikan permintaannya. Jika apa yang telah mereka lakukan merupakan hal yang luar biasa, maka permintaan mereka tak disangka menjadikan mereka orang yang istimewa.


Serma Musbah meminta petunjuk bagi anak-anak pulau yang bercita-cita meniti karir di militer. 


Koptu Yahya Salam meminta fasilitas untuk warga dalam melanjutkan pembuatan pupuk cair organik seperti alat molen, agar saat mencampur bahan pupuk, tidak lagi menggunakan tangan.


Sertu Asmulyadi meminta aliran listrik yang lebih luas lagi untuk warga desa. 


Serka Muhammad Darwis meminta sepeda motor untuk Babinsa lain di daerah tugasnya, sebab di sana masih banyak Babinsa yang belum memiliki sepeda motor untuk menunjang tugas-tugasnya.

Masya ALLAH keren sekali ya.

Sumber: goriau.com
Share:

July 31, 2018

Koalisi Gerindra - Demokrat, SBY : Prabowo Akan Ambil Keputusan Siapa Yang Jadi Running Mate-nya

SBY & Prabowo - foto: tribunnews.com
GIOnews - Dua orang Jenderal yang saat ini memimpin parpol Prabowo Subianto (Gerindra) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Demokrat) sepakat untuk berkoalisi pada pilpres 2019 mendatang. Dalam koalisi ini juga menunjukkan jiwa besar yang dimiliki oleh masing2 jenderal, dimana SBY tidak menuntut cawapres dari Demokrat serta menyerahkan kepada Prabowo siapa yang akan menjadi running mate-nya.

"Prabowo akan ambil keputusan nanti siapa yang akan jadi running mate-nya yang sesuai harapan rakyat, dan mampu mengatasi keadaan itu," ujar SBY di kediaman Prabowo, Senin (30/07/18).

"Saya pemimpin Demokrat menyerahkan kepada Pak Prabowo, yang penting rakyat memberi dukungan yang kuat, dan diyakini pemerintah akan datang bisa mengemban tugas," lanjutnya.

Hal senada diungkapan juga oleh Prabowo Subianto

"Kita sepakat melakukan kerja sama politik yang tentunya terwujud dalam koalisi. Kita ingin mengajak partai lain untuk memberi solusi pada rakyat," ujar Prabowo.

"Mengenai cawapres, Presiden SBY tidak menuntut atas nama Demokrat, suatu nama tertentu, sama sekali beliau menyerahkan," lanjutnya.

Sumber: kumparan.com
Share:

July 15, 2018

Terkonfirmasi, Bendara Polandia Yang Dipakai Zohri. KBRI : Hanya Superman Yang Bisa Ngasi Bendera Tepat Waktu

Mohammad Zohri juara dunia lomba lari 100 meter - foto: detik.com
GIOnews - Rabu (11/07/18) lalu seorang atlit lari berbakat Indonesia Lalu Mohammad Zohri (18 tahun) berhasilnya mengharumkan nama bangsa dengan tampil sebagai juara dunia pada kejuaran dunia atletik lomba lari 100 meter U-20 di Finlandia.

Uniknya kemenangan Zohri ini tidak hanya membawa kebahagian pada rakyat Indonesia tetapi juga sekaligus polemik khususnya di kalangan warganet. Hal ini setelah pada video kemenangan tersebut terlihat Zohri berjalan mondar-mandir di gelanggang untuk mencari bendera Indonesia, tetapi tidak menemukannya. Pada video tersebut juga terlihat Zohri hanya melakukan selebrasi kemenangan seorang diri.

Beruntung akhirnya Zohri mendapatkan bendera merah putih dan membentangkannya. Namun lagi-lagi polemik terjadi dimana setelah sesi foto selesai terlihat seorang pria mengembalikan bendera merah putih tersebut kepada seorang pria bule yang tentu saja dari perawakannya bukan orang Indonesia. Hingga banyak yang beranggapan bahwa sebenarnya bendera tersebut adalan bendera Polandia yang berwarna putih merah.

Polemik akhirnya terjawab setelah Polski ZwiÄ…zek Lekkiej Atletyki  (PZLA), Asosiasi Atletik Polandia melalui twitter resminya memajang foto Mohammad Zohri yang menyelimuti tubuhnya dengan bendera merah putih. Pada foto tersebut PZLA menuliskan caption dalam bahasa Polandia yang artinya "“Ya—bendera ini, yang kalian dapat lihat melalui gambar tersebut adalah bendera Putih-Merah milik Polandia. Tim kami meminjamkannya tetapi para jurnalis menolak menerjemahkannya ke dalam (bahasa) Indonesia @#IAAFW.”

Sebelumnya pihak KBR di Finlandia sudah menanggapi terkait insiden tersebut. Menurut Wiwiek Setyawati Firman, Duta Besar RI untuk Finlandia, hanya wartawan televisi yang punya akses di garis finis ketika kejuaraan itu berlangsung.

Media Amerika Serikat sangat banyak dan mereka siap meliput di garis finis. Mereka juga membawa bendera mereka karena yakin atlet AS selalu menang pada lari 100 meter,” ujar Wiwiek.

Sementara masih menurut Wiwiek, tidak terdapat wartawan asal Indonesia dalam ajang tersebut. Sedangkan pelatih Indonesia, duduk di tribun penonton dan tidak diperbolehkan masuk ke lintasan lari.

“Hanya superman-lah yang bisa meloncati pagar masuk ke lintasan untuk memberikan bendera di garis finis dengan cepat dalam tempo yang sama dengan wartawan AS yang sedari awal memang sudah siap siaga di garis finis," ucapnya.

Sumber: republika.co.id
Share:

July 11, 2018

Kemunculan Tiba-Tiba Pesawat Jet Boeing Berukuran Besar Kejutkan Warga Desa

Pesawat di tengah ladang - foto: grid.id
GIOnews - Penduduk desa di wilayah Chai Nat, Thailand kaget ketika tiba-tiba melihat sebuah pesawat jet besar berada di tengah area ladang yang berlumpur. Tidak ada terdengar suara pesawat atau apapun namun tiba-tiba saja pesawat tersebut muncul yang tentu saja membuat para penduduk kebingungan tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Para penduduk mendekati pesawat yang diketahui berjenis Boeing 747 tersebut, sayangnya pintu dan jendela pesawat tersebut tertutup hingga warga tidak bisa mengamati apa yang ada di dalamnya.



"Awalnya saya pikir pesawat itu kehabisan bahan bakar dan mendarat darurat di sini."

"Saya belum pernah lihat pesawat secara dekat sebelumnya, jadi saya kaget juga melihat pesawat di tengah ladang," ujar Prae Anan, seorang warga setempat.

Akhirnya pemilik tanah, Somchai Phukieow mengungkapkan fakta di balik keberadaan pesawat tersebut. Ternyata Somchai adalah pemilik pesawat tersebut, dia membelinya melalui sebuah acara lelang.

"Saya membeli pesawat ini di sebuah lelang,"
"Mesin dan semua bagian komputernya sudah diambil," 
"Saya ingin membuat atraksi kecil di sini,"
"Nanti akan ada lintasan motor trail dan lapangan sepak bola,"
"Lalu orang-orang bisa masuk ke dalam pesawat sambil menonton olahraga," ujarnya.

Somchai menjelaskan pesawat tersebut diangkut menggunakan truk, selanjutnya diangkat menggunakan derek, kemudian diturunkan ke blok beton.

Sumber: grid.id
Share:

Pabrik Tekstil Terbesar Di Pekalongan Dilahap Sijago Merah

PT Lokatex terbakar - foto: radarpekalongan.co.id
GIOnews - Rabu siang ini (11/07/18) pabrik tekstil terbesar di Pekalongan milik PT Lokatex yang terletak di jalan raya Siwalan dilahap sijago merah. Banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar ditambah tiupan angin yang kencang membuat api begitu cepat membesar. Empat unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjinakkan api.

Diduga api berasal dari percikan api las

 “Saat kejadian ada karyawan sedang mengelas pipa, diduga api dari las menyambar kain dan sehingga terjadi kebakaran. Api cepat menjalar karena ruangan dipenuhi kain yang sudah jadi dan siap dipasarkan,” ujar Rahmat, salah satu pegawai.

Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Aparat kepolisian dan TNI mengamankan lokasi kejadian sementara upaya memadamkan api terus dilakukan.
 
Diketahui pabrik ini memperkerjaan sekita 1.500 karyawan yang memproduksi kain dari benang hingga menjadi kain siap pakai. 


Sumber: sindonews.com
Share:

July 10, 2018

GNPF Ulama Bergerak Jalankan Pesan Habib Rizieq

Habib Rizieq Shibab - foto: alinea.id
GIOnews - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bersilaturahmi ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (09/07/18). Silaturahmi ini dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah.

"Ini merupakan hasil pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah, dengan PKS, Gerindra Pak Prabowo, dan Amien Rais serta beberapa partai lain yang sudah bertemu di Makkah," ujar Yusuf Martak, Ketua GNPF.

Yusuf menjelaskan, silaturahim ini dilakukan dalam rangka menjalankan pesan Habib Rizieq.

"Yang kita jalankan adalah pesan Habib Rizieq, memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai karena partai mempunyai satu dinamika, punya tingkat lobi dan sebagainya, kita berikan kebebasan. Kita tinggal menunggu," ujarnya.

Kunjungan ke kantor PKS ini diikuti oleh 11 orang yang terdiri atas beberapa elemen, seperti GNPF Ulama, Persaudaraan 212, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), dan dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar. 

Menurut Yusuf, beberapa elemen tersebut awalnya mengusung calon yang berbeda-beda. Namun, kini beberapa elemen tersebut telah sepakat untuk mengadakan audiensi dan konsultasi dengan beberapa partai.

"Setelah kita bersama, kita sepakat untuk mengadakan audiensi dan konsultasi dengan beberapa partai yang memang sepaham dengan kita, yakni PKS, Gerindra, PAN, dan PBB. Di sini kita memberikan satu ruang yang bebas, bagi partai untuk menentukan siapa calonnya," ujarnya.

Sumber: republika.co.id
Share:

Lewat Tol, Supir Truk Kena Tembak Peluru Nyasar

Tembakan ilustrasi - foto: mimbar-rakyat.com
GIOnews - Seorang supir menjadi korban peluru nyasar ketika sedang melewati jalan tol. Kejadian ini menimpa sang supir yang bernama Marthen ketka melintas di Tol JORR di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (09/10/18). Saat itu Marthen melintas dari Cilandak menuju arah Pasar Rebo.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono mengatakan korban mengendari truk yang memuat bangku jok bioskop.

"Lokasinya tepat di sekitar Izzara Pasar Minggu, korban mengalami luka di bagian kepalanya," ujar Harsono.

Menurut rekan korban, ada suara mirip letusan korek gas sebelum Marthen terkena peluru.

"Dugaan sementara peluru nyasar," ucap Harsono.


Korban sudah dibawa ke RS Fatmawati untuk perawatan.

Sumber: jpnn.com
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support