July 11, 2018

Kemunculan Tiba-Tiba Pesawat Jet Boeing Berukuran Besar Kejutkan Warga Desa

Pesawat di tengah ladang - foto: grid.id
GIOnews - Penduduk desa di wilayah Chai Nat, Thailand kaget ketika tiba-tiba melihat sebuah pesawat jet besar berada di tengah area ladang yang berlumpur. Tidak ada terdengar suara pesawat atau apapun namun tiba-tiba saja pesawat tersebut muncul yang tentu saja membuat para penduduk kebingungan tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Para penduduk mendekati pesawat yang diketahui berjenis Boeing 747 tersebut, sayangnya pintu dan jendela pesawat tersebut tertutup hingga warga tidak bisa mengamati apa yang ada di dalamnya.



"Awalnya saya pikir pesawat itu kehabisan bahan bakar dan mendarat darurat di sini."

"Saya belum pernah lihat pesawat secara dekat sebelumnya, jadi saya kaget juga melihat pesawat di tengah ladang," ujar Prae Anan, seorang warga setempat.

Akhirnya pemilik tanah, Somchai Phukieow mengungkapkan fakta di balik keberadaan pesawat tersebut. Ternyata Somchai adalah pemilik pesawat tersebut, dia membelinya melalui sebuah acara lelang.

"Saya membeli pesawat ini di sebuah lelang,"
"Mesin dan semua bagian komputernya sudah diambil," 
"Saya ingin membuat atraksi kecil di sini,"
"Nanti akan ada lintasan motor trail dan lapangan sepak bola,"
"Lalu orang-orang bisa masuk ke dalam pesawat sambil menonton olahraga," ujarnya.

Somchai menjelaskan pesawat tersebut diangkut menggunakan truk, selanjutnya diangkat menggunakan derek, kemudian diturunkan ke blok beton.

Sumber: grid.id
Share:

Pabrik Tekstil Terbesar Di Pekalongan Dilahap Sijago Merah

PT Lokatex terbakar - foto: radarpekalongan.co.id
GIOnews - Rabu siang ini (11/07/18) pabrik tekstil terbesar di Pekalongan milik PT Lokatex yang terletak di jalan raya Siwalan dilahap sijago merah. Banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar ditambah tiupan angin yang kencang membuat api begitu cepat membesar. Empat unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjinakkan api.

Diduga api berasal dari percikan api las

 “Saat kejadian ada karyawan sedang mengelas pipa, diduga api dari las menyambar kain dan sehingga terjadi kebakaran. Api cepat menjalar karena ruangan dipenuhi kain yang sudah jadi dan siap dipasarkan,” ujar Rahmat, salah satu pegawai.

Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Aparat kepolisian dan TNI mengamankan lokasi kejadian sementara upaya memadamkan api terus dilakukan.
 
Diketahui pabrik ini memperkerjaan sekita 1.500 karyawan yang memproduksi kain dari benang hingga menjadi kain siap pakai. 


Sumber: sindonews.com
Share:

July 10, 2018

GNPF Ulama Bergerak Jalankan Pesan Habib Rizieq

Habib Rizieq Shibab - foto: alinea.id
GIOnews - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bersilaturahmi ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (09/07/18). Silaturahmi ini dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah.

"Ini merupakan hasil pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah, dengan PKS, Gerindra Pak Prabowo, dan Amien Rais serta beberapa partai lain yang sudah bertemu di Makkah," ujar Yusuf Martak, Ketua GNPF.

Yusuf menjelaskan, silaturahim ini dilakukan dalam rangka menjalankan pesan Habib Rizieq.

"Yang kita jalankan adalah pesan Habib Rizieq, memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai karena partai mempunyai satu dinamika, punya tingkat lobi dan sebagainya, kita berikan kebebasan. Kita tinggal menunggu," ujarnya.

Kunjungan ke kantor PKS ini diikuti oleh 11 orang yang terdiri atas beberapa elemen, seperti GNPF Ulama, Persaudaraan 212, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), dan dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar. 

Menurut Yusuf, beberapa elemen tersebut awalnya mengusung calon yang berbeda-beda. Namun, kini beberapa elemen tersebut telah sepakat untuk mengadakan audiensi dan konsultasi dengan beberapa partai.

"Setelah kita bersama, kita sepakat untuk mengadakan audiensi dan konsultasi dengan beberapa partai yang memang sepaham dengan kita, yakni PKS, Gerindra, PAN, dan PBB. Di sini kita memberikan satu ruang yang bebas, bagi partai untuk menentukan siapa calonnya," ujarnya.

Sumber: republika.co.id
Share:

Lewat Tol, Supir Truk Kena Tembak Peluru Nyasar

Tembakan ilustrasi - foto: mimbar-rakyat.com
GIOnews - Seorang supir menjadi korban peluru nyasar ketika sedang melewati jalan tol. Kejadian ini menimpa sang supir yang bernama Marthen ketka melintas di Tol JORR di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (09/10/18). Saat itu Marthen melintas dari Cilandak menuju arah Pasar Rebo.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono mengatakan korban mengendari truk yang memuat bangku jok bioskop.

"Lokasinya tepat di sekitar Izzara Pasar Minggu, korban mengalami luka di bagian kepalanya," ujar Harsono.

Menurut rekan korban, ada suara mirip letusan korek gas sebelum Marthen terkena peluru.

"Dugaan sementara peluru nyasar," ucap Harsono.


Korban sudah dibawa ke RS Fatmawati untuk perawatan.

Sumber: jpnn.com
Share:

July 9, 2018

Purnawirawan Kopassus Mantap Dukung Prabowo Dan Ajak Ganti Presiden 2019

foto: tempo.co
GIOnews - Purnawiraan Komando Pasukan Khusus (kopassus) memberikan dukungan mereka kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pilpres 2019 mendatang.

Para purnawirawan kopassus merasa sangat bersemangat dalam acara halal bi halal sekaligus deklarasi dukungan yang dihadiri oleh Prabowo Subianto.

"Kehadiran bapak di tengah-tengah kita membuat semangat kami para purnawirawan terus ada, Prabowo di tengah-tengah kita, masih eksis mendukung kita," ucap Ketua Panitia Purnawirawan Kopassus Wardiman di Gelanggang Olahraga, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (07/07/18).


Letjen (Purn) Yayat Sudrajat dalam pidatonya bahkan mengajak semua peserta untuk mengganti presiden di tahun 2019 dengan memilih Prabowo Subianto.

"Kita ganti presiden 2019, dan tumbangkan kerbau hitam bermoncong putih, mari kita pilih pimpinan naisonal kita dalam konteks strategis nasional dan global, mampu dan berani. Siapa itu? Prabowo, calon presiden Republik Indonesia 2019-2024," ucapnya.

Dalam acara tersebut, Prabowo hadir mengenakan kemeja safari cokelat muda lengkap dan kaca mata hitam. Kehadiran Prabowo disambut dengan teriakan semangat oleh para peserta yang di pimpin oleh Wardiman.

"Prabowo presiden, Prabowo presiden," teriak para peserta.

Sumber: cnnindonesia.com
Share:

July 8, 2018

Jakarta Terpilih Sebagai Kota Paling Dicintai Warganya Mengalahkan 21 Negara

Tugu Pancoran - foto: tempo.co
GIOnews - Alhamdulillah, dari 50 kota 21 negara, Jakarta berhasil terpilih sebagai Kota Paling Dicintai Warganya. Sebagai Gubernur terpilih dengan kemenangan suara mutlak sebenarnya tidaklah mengherankan jika Jakarta memperoleh predikat ini. Dah hal ini juga semakin menegaskan kalau Anies Baswedan semakin diterima di hati masyarakat Jakarta.

Informasi mengenai terpilihnya Jakarta ini ditulis oleh Anies Baswedan di lama twitternya @aniesbaswedan

Alhamdulillah, @dkijakarta mengungguli 50 kota lain dari 21 negara dan terpilih sebagai Kota Paling Dicintai Warganya dalam kampanye #WeLoveCities 2018 yg diselenggarakan oleh @wwf.

Pemprov DKI Jakarta akan menerima penghargaannya di acara Global Climate Action Summit di San Francisco, Amerika Serikat, 12-14 September 2018.

Sekali lagi, selamat untuk semua warga Jakarta dan terima kasih atas dukungannya dalam ajang #WeLoveCities 2018. Tunjukkan terus dukungan teman-teman untuk perubahan Jakarta ke arah yang lebih baik.

www.welovecities.org
#WeLoveJakarta," tulis Anies.

Sumber: tribunnews.com
Share:

July 5, 2018

Menelaah Pernyataan TGB, Benarkah Mendukung Jokowi? Jangan Salah Paham...

Tuan Guru Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) - foto: viva.co.id
GIOnews - Panasnya kontestasi politik tahun 2019 nanti sudah sangat terasa bahkan pada saat ini. Hal ini terlihat dari masing2 calon pendukung capres yang memuji jagoannya dan tak jarang mengejek dan membully pendukung dari calon lawan, meskipun pendaftaran capres sendiri masih belum dibuka. 

Sangat memprihatinkan kebiasaan membully ini sudah masuk tahap kronis dimana membully terjadi secara latah atau layaknya seperti sebuah gerakan refleks. Tidak peduli siapa orangnya asal ada perkataan yang terasa tidak cocok maka langsung dibully meskipun belum tentu paham apa yang dimaksud sebenarnya.

Agaknya hal tersebut yang saat ini dialami oleh Tuan Guru Zainul Majdi atau TGB. Akibat pernyataannya yang sebenarnya tidak ada menyebut mendukung Jokowi, namun para pendukung barisan oposisi sepertinya kurang sabar dan menganggap TGB telah berpindah haluan.

Padahal sebagai orang beriman tentunya kita memahami kalau setiap perkataan yang keluar dari seorang ahli ilmu sarat akan makna. Sebelum kita terjerembab pada kesalahpahaman yang semakin dalam, ada baiknya jika kita baca analisa singkat tentang pernyataan TGB.


Berikut pernyataan TGB yang banyak disalahpahami

"Suatu transformasi enggak cukup hanya lima tahun, ketika periodisasi maksimal 10 tahun. Saya rasa sangat fair kita beri kesempatan Beliau untuk kembali melanjutkan".

Sekarang mari coba kita analisa. 

Sebelumnya pahami dulu kalau seorang ahli Ilmu sekelas TGB ketika membicarakan orang lain tidak mungkin membicarakan keburukannya, sudah jelas Beliau hanya akan membicarakan kebaikan2 orang tersebut. Jikapun harus mengkrikit, maka Beliau akan mengkritiknya dengan sangat halus yang bahkan akan terlihat seperti memuji.

Pertama : "Suatu transformasi enggak cukup hanya lima tahun, ketika periodisasi maksimal 10 tahun". 

Analisa: Memang kalau kita lihat kenyataannya saat 5 tahun ga cukup untuk memajukan Indonesia, tapi jangankan 5 tahun, mau 10 tahun, 15 tahun atau bahkan 20 tahun juga tetap ga akan cukup. Makanya pilihlah pemimpin yang lebih cerdas yang insya ALLAH 5 tahun aja cukup untuk memajukan Indonesia.

Kedua : "Saya rasa sangat fair kita beri kesempatan Beliau untuk kembali melanjutkan".

Analisa: Inikan cuma sekedar masalah fair2an aja. Yang memang fair kalau Presiden sekarang diberi kesempatan untuk mencalonkan lagi, kan periodisasinya sampai 10 tahun. Tapi ya kita harus ngerti sendiri untuk ga memilihnya lagi.

Jadi sekali lagi jangan sampai terprovokasi terhadap hal yang belum jelas. Mari berbaik sangka, dan tunggu sampai ada pernyataan sikap yang jelas.

Penulis: Imam Asyhari
Share:

Daftar Berita

Blog Archive

Theme Support